SAMPIT — Penyerahan bantuan berlangsung di aula Kantor Kecamatan Cempaga dan dihadiri Bupati Kotim Halikinnor bersama jajaran pejabat daerah serta Camat Cempaga Agustiawany. Kartu Huma Betang Sejahtera merupakan program bantuan dari Gubernur Kalimantan Tengah yang disalurkan melalui pemerintah kabupaten.
Paket sembako yang dibagikan berisi beras, minyak goreng, dan gula pasir. Bantuan diarahkan kepada warga kategori tidak mampu yang belum terakomodasi dalam data penerima bantuan sosial.
Isi Bantuan dan Sasaran Penerima
Halikinnor menyatakan bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah bagi warga prasejahtera. Menurutnya, penyaluran dilakukan agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.
"Kami memberikan bantuan sembako, dari beras, minyak goreng dan gula pasir. Maksud kita untuk membantu terutama warga kita yang memang kategori tidak mampu sebanyak 50 paket sembako," kata Halikinnor.
Camat Cempaga Agustiawany menjelaskan, penerima paket sembako adalah warga yang belum masuk dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Pendataan itu menjadi rujukan pemerintah dalam menetapkan penerima bantuan sosial, sehingga warga di luar daftar perlu ditangani lewat jalur tersendiri.
Apresiasi ke Gubernur Kalteng
Bupati menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Tengah atas dukungan Kartu Huma Betang bagi masyarakat Kotim. Ia menilai bantuan tersebut sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.
Program kartu ini menyasar warga di kecamatan yang jaraknya cukup jauh dari pusat pemerintahan kabupaten. Penyaluran dilakukan langsung di tingkat kecamatan agar warga tidak perlu menempuh perjalanan panjang.
Harapan Cuaca Membaik Usai Kabut Asap
Pada kesempatan yang sama, Halikinnor berharap kondisi cuaca terus membaik agar aktivitas warga kembali normal. Curah hujan yang turun belakangan ini disebut telah membantu mengurangi kabut asap di wilayah Cempaga dan Sampit.
Kabut asap sempat mengganggu aktivitas harian warga di sejumlah titik Kotim. Perbaikan cuaca diharapkan berdampak pada kelancaran transportasi dan kegiatan ekonomi warga setempat.
Pemkab Kotim belum merinci jadwal penyaluran lanjutan Kartu Huma Betang untuk kecamatan lain. Penyaluran tahap berikutnya akan mengacu pada data penerima yang ditetapkan pemerintah provinsi.