KALIMANTAN TENGAH — Jajak pendapat yang kami gelar pekan lalu mengumpulkan puluhan jawaban menarik. Alih-alih didominasi satu model, preferensi pembaca justru tersebar luas, membuktikan bahwa daya tarik BMW melampaui sekadar satu generasi atau segmen. Beberapa nama besar seperti seri 3 dan 5 jelas mendominasi, tetapi kejutan justru datang dari model-model yang jarang dilirik pasar.
Generasi Emas yang Tak Pernah Usang: E30 dan E46
Seri 3 generasi E30 dan E46 menjadi favorit mutlak. Seorang pembaca bernama Rayce Archer mengenang pengalamannya memiliki E30 318IS dengan mesin M42 DOHC 4 silinder. "Lebih ringan dan seimbang dibanding varian 6 silinder. Setelah dipasang flywheel lebih ringan dan chip untuk bahan bakar oktan tinggi, mesin bisa dipacu hingga 7.200 rpm. Bukan yang tercepat, tapi menyenangkan sekali dikendarai," tuturnya.
Dari generasi E46, Buck berbagi kisah pilu. "E46 M3 saya tertabrak dan total di parkiran Costco setelah dua tahun saya pakai. Saya merindukannya setiap hari," ujarnya. JaredOfLondon menambahkan, E46 adalah titik awal perjalanannya bersama BMW. "Umurnya cukup modern dengan dukungan komunitas besar, tapi masih punya power steering hidrolik, dipstick, dan ban non-run-flat. Semua bagian dari M3 bisa langsung dibaut ke bodi touring," jelasnya.
Ikon Balap dan Karya Seni: M1 dan E9 3.0 CS
BMW M1 yang digambarkan George Z sebagai model "kurang dihargai" juga masuk daftar. "Masalah finansial BMW dan Lamborghini saat itu membatasi potensinya. Padahal tampilannya luar biasa dan cepat," katanya. Salah satu unit M1 yang paling terkenal adalah versi Art Car karya Andy Warhol, yang pernah dipajang di luar museum Pinakothek der Moderne di Munich.
Untuk penggemar coupé klasik, jrhmobile memilih E9 3.0 CS. "Gentleman's express dengan ruang dan kecepatan, dikendarai cepat tanpa banyak basa-basi," ujarnya. Model ini dinilai salah satu mobil terindah sepanjang masa, setara dengan karya desain otomotif terbaik dunia.
Model Modern dan "Keanehan" yang Punya Penggemar
Dari generasi lebih baru, F06 6 Series versi Gran Coupe mendapatkan pujian dari pembaca 23 Aaron. "Desainnya menyempurnakan gaya era Bangle, masih terlihat modern sampai sekarang. Jauh lebih baik daripada 8 Series yang datang setelahnya," tegasnya.
Kejutan lain datang dari BMW i3. Mobil listrik kecil dengan konstruksi serat karbon ini dinilai "sempurna" oleh sejumlah pembaca, bahkan hingga saat ini. E39 5 Series juga disebut sebagai salah satu sedan Jerman terbaik sepanjang sejarah, khususnya varian M5 dan wagon-nya.
Menariknya, ada pula pembaca yang mengaku bukan penggemar BMW, tetapi tetap memilih 2002 sebagai favorit. "Kecil, ringan, lincah, dan menyenangkan untuk diajak bermanuver," kata Luc Desaulniers. Jawaban ini menegaskan bahwa daya tarik sebuah BMW sejati tidak selalu bergantung pada logo di kap mesinnya.