Pencarian

Telkomsel Raup Pendapatan Rp55,6 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Tumbuh 8,3 Persen

Senin, 03 Agustus 2026 • 12:37:32 WIB
Telkomsel Raup Pendapatan Rp55,6 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Tumbuh 8,3 Persen
Telkomsel mencatat pendapatan Rp55,6 triliun pada Semester I 2026 dengan laba bersih tumbuh 8,3 persen.

KALIMANTAN TENGAH — Jakarta — Efek transformasi BUMN di bawah payung Danantara Indonesia mulai terlihat di laporan keuangan anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Sepanjang Januari–Juni 2026, Telkomsel membukukan pendapatan Rp55,6 triliun dengan EBITDA Rp26,1 triliun, naik 8,6 persen dari tahun lalu. Margin EBITDA ikut membaik dari 44,6 persen menjadi 46,9 persen.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyebut capaian ini lahir dari kepercayaan pelanggan dan kerja seluruh insan perusahaan. "Capaian Semester I 2026 merupakan hasil dari kepercayaan pelanggan serta kerja bersama seluruh insan Telkomsel untuk terus melayani dengan sepenuh hati. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan, Telkom Indonesia sebagai perusahaan induk, serta Danantara Indonesia yang terus memperkuat arah transformasi, tata kelola, dan daya saing Telkom Group," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (1/8/2026).

Bisnis Digital Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Segmen mobile masih menjadi kontributor terbesar dengan pendapatan Rp42,8 triliun, tumbuh 5,6 persen. Namun yang lebih menarik, lini bisnis digital melesat 11 persen menjadi Rp40,8 triliun. Konsumsi data pelanggan juga naik 0,8 persen menjadi 11,8 juta terabyte—menandakan masyarakat kian mengandalkan layanan digital untuk bekerja, belajar, hingga menjalankan usaha.

Rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) mobile meningkat 9 persen menjadi Rp45,6 ribu, dengan total pelanggan 153,5 juta. Angka ini mencerminkan produktivitas pelanggan yang membaik, bukan sekadar pertumbuhan jumlah pengguna.

Di sisi jaringan, hingga akhir Juni 2026 Telkomsel mengoperasikan sekitar 301 ribu Base Transceiver Station (BTS), terdiri atas 246 ribu BTS 4G, 6 ribu BTS 5G, dan 49 ribu BTS 2G. Penguatan infrastruktur ini diarahkan untuk menghadirkan konektivitas yang lebih cepat dan stabil di berbagai wilayah Indonesia.

Strategi Fixed Broadband: Basis Pelanggan yang Lebih Sehat

Telkomsel melakukan kalibrasi strategis pada layanan fixed broadband untuk membangun basis pelanggan yang lebih berkelanjutan. Hasilnya, sekitar 9,5 juta pelanggan tercatat dengan pendapatan tumbuh 0,6 persen secara kuartalan. ARPU layanan ini naik 3,4 persen menjadi Rp210,8 ribu, sementara penetrasi layanan konvergensi mencapai sekitar 65 persen.

Nugroho menambahkan, transformasi Telkom Group di bawah Danantara Indonesia mendorong penguatan tata kelola, optimalisasi aset, dan organisasi yang lebih adaptif. Sebagai operating company, Telkomsel menerjemahkannya melalui investasi yang disiplin, penyederhanaan produk, serta pengalaman pelanggan yang lebih mudah dan aman.

Komitmen Jangka Panjang untuk Ekosistem Digital Nasional

Ke depan, Telkomsel berkomitmen memperkuat kualitas jaringan dan menghadirkan solusi konvergensi yang relevan bagi kebutuhan masyarakat. "Tanggung jawab kami adalah memastikan transformasi benar-benar terasa oleh pelanggan melalui jaringan yang semakin andal, layanan yang lebih praktis, perlindungan digital yang semakin kuat, dan pengalaman yang terus membaik," pungkas Nugroho.

Dengan fundamental bisnis yang solid dan dukungan Danantara Indonesia, Telkomsel optimistis dapat terus berkontribusi pada percepatan transformasi digital nasional. Capaian semester ini menjadi indikator awal bahwa restrukturisasi BUMN tidak hanya berhenti di level holding, tetapi juga berdampak nyata pada kinerja anak usaha dan layanan publik.

Follow monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bedahnusantara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks