KALIMANTAN TENGAH — Gol-gol kemenangan Meksiko tercipta di babak pertama dan kedua. Hasil ini sekaligus memastikan tuan rumah Grup A memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan modal sempurna di depan pendukung sendiri.
Catatan Hampir Tiga Dekade: Dari Korsel 1998 hingga Azteca 2026
Rentetan hasil positif ini bukan kebetulan. Meksiko pertama kali memulainya pada edisi 1998 di Prancis, saat mereka mengalahkan Korea Selatan 3-1. Dua tahun berselang, skuad El Tri menundukkan Kroasia 1-0 di Piala Dunia 2002.
Tradisi berlanjut di Jerman 2006. Iran menjadi korban berikutnya dengan skor 3-1. Satu-satunya noda terjadi pada 2010 saat menjadi tuan rumah, ketika Meksiko hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Afrika Selatan di laga pembuka.
Setelah itu, tren positif kembali mengalir. Meksiko terus memenangkan pertandingan pertama mereka di setiap edisi Piala Dunia hingga akhirnya mengulanginya lagi pada Jumat malam.
Mengapa Meksiko Selamat dari Kejutan Laga Perdana?
Faktor mentalitas dan atmosfer kandang kerap disebut sebagai kunci. Bermain di Estadio Azteca yang legendaris memberikan tekanan psikologis tersendiri bagi lawan. Afrika Selatan, yang tampil cukup solid di babak pertama, akhirnya tumbang setelah kebobolan dua gol.
Dari sisi statistik, Meksiko tercatat mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang berbahaya. Ketajaman lini depan dan solidnya pertahanan menjadi pembeda utama.
Dampak ke Klasemen dan Laga Selanjutnya
Dengan tambahan tiga poin, Meksiko untuk sementara memuncaki klasemen Grup A. Kemenangan ini juga menjadi sinyal peringatan bagi dua rival lainnya di grup. Selanjutnya, El Tri akan menghadapi laga kedua yang diprediksi berjalan lebih ketat.
Bagi Afrika Selatan, kekalahan ini membuat mereka harus berjuang ekstra keras di dua pertandingan tersisa untuk menjaga asa lolos ke babak gugur.