KALIMANTAN TENGAH — Hingga saat ini, hampir seluruh detail seputar iPhone lipat pertama Apple masih berupa rumor. Namun, sumber-sumber yang biasanya akurat mulai sepakat pada sejumlah titik, termasuk kemungkinan besar perangkat ini hanya akan hadir dalam satu warna bodi.
Warna Tunggal, Fokus pada Mekanisme Lipat
Keputusan Apple untuk membatasi opsi warna pada satu varian di peluncuran perdana bukanlah hal yang sepenuhnya baru. Strategi serupa pernah diterapkan pada produk generasi pertama tertentu, di mana perusahaan lebih fokus menyempurnakan teknologi utama—dalam kasus ini, mekanisme engsel dan ketahanan layar lipat—dibandingkan variasi estetika.
Belum ada konfirmasi resmi soal warna spesifik yang dimaksud. Spekulasi awal mengarah pada warna netral seperti hitam kosmik atau perak, yang lazim menjadi pilihan aman Apple untuk lini produk eksperimental.
Spesifikasi yang Mulai Terpetakan
Selain warna, rumor spesifikasi teknis juga mulai mengerucut. Beberapa bocoran menyebutkan iPhone lipat ini akan mengusung layar utama berukuran sekitar 7,5 inci saat dibuka, dengan layar eksternal sekunder yang lebih kecil. Chipset yang digunakan diperkirakan adalah varian khusus dari seri A terbaru, yang dioptimalkan untuk efisiensi daya pada perangkat lipat.
- Layar Utama: Sekitar 7,5 inci, panel OLED dengan teknologi lipat generasi terbaru.
- Chipset: Apple Silicon seri A terbaru (kode nama belum dikonfirmasi).
- Kamera: Bocoran awal menyebut konfigurasi ganda atau tiga kamera belakang, belum ada detail spesifik soal sensor.
- Baterai: Diperkirakan menggunakan desain dua sel untuk mengakomodasi bentuk lipat.
Kapan Meluncur? Masih Jauh
Meski rumor semakin deras, jadwal rilis iPhone lipat ini diperkirakan masih dalam hitungan tahun, bukan bulan. Analis rantai pasok memperkirakan produksi massal baru akan dimulai paling cepat pada paruh kedua 2026 atau bahkan awal 2027. Artinya, konsumen di Indonesia masih harus bersabar menunggu kehadiran resminya di pasar.
Harga juga belum bisa diperkirakan secara akurat. Namun, melihat posisi produk ini sebagai perangkat flagship premium, banderolnya dipastikan akan berada di atas lini iPhone Pro Max saat ini, yang sudah menyentuh angka belasan hingga puluhan juta rupiah.
Posisi Apple vs Kompetitor Lipat
Jika benar meluncur, Apple akan menjadi pemain yang terlambat di segmen ponsel lipat. Samsung sudah memasuki generasi kelima lipatnya, sementara produsen China seperti Oppo dan Honor terus menggencarkan inovasi. Keunggulan Apple kemungkinan besar terletak pada ekosistem perangkat lunak yang matang, di mana iOS dan aplikasi pihak ketiga dioptimalkan secara native untuk layar lipat—sesuatu yang masih menjadi titik lemah perangkat Android lipat.
Bagi pengguna yang sudah mantap menunggu iPhone lipat, rumor ini setidaknya memberi gambaran bahwa Apple sedang serius menggarap proyek tersebut. Namun, bagi yang tidak sabar, pilihan ponsel lipat dari merek lain sudah tersedia di pasaran Indonesia dengan harga yang bervariasi.