Pencarian

Rupiah Tembus Rp 17.724 per Dolar AS, Level Terlemah Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 • 11:15:07 WIB
Rupiah Tembus Rp 17.724 per Dolar AS, Level Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah melemah ke level Rp 17.724 per dolar AS, mencatat rekor terendah baru sepanjang sejarah.

KALIMANTAN TENGAH — Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka melemah 13 poin di level Rp 17.681 per dolar AS, lalu terus merosot hingga menyentuh Rp 17.724 pada pukul 10.24 WIB. Sepanjang tahun berjalan 2026, nilai tukar Garuda sudah tergerus 6,25% terhadap greenback. Level ini melampaui rekor terlemah sebelumnya yang sempat terjadi pada awal kuartal kedua tahun ini.

Mengapa Rupiah Kembali Tertekan di Tengah Meredanya Ketegangan Global?

Analis Doo Financial Lukman Leong menilai, sentimen global hari ini justru relatif kondusif setelah Presiden AS Donald Trump menunda rencana serangan terhadap Iran. Namun, pelaku pasar masih wait-and-see karena fundamental domestik dinilai masih rapuh. "Ekspektasi kenaikan suku bunga membuat investor cenderung berhati-hati dalam mengambil posisi," ujar Lukman.

Ia memproyeksikan pergerakan rupiah hari ini akan berada di rentang Rp 17.600 hingga Rp 17.700 per dolar AS. Potensi penguatan terbatas masih terbuka, tetapi sangat bergantung pada hasil Rapat Dewan Gubernur BI yang akan diumumkan akhir pekan ini.

Tekanan Berganda: Dolar AS Kokoh dan Investor Menanti Sinyal BI

Pelemahan rupiah tidak berdiri sendiri. Mayoritas mata uang Asia juga kompak terdepresiasi terhadap dolar AS pagi ini. Won Korea Selatan menjadi yang terlemah dengan koreksi 0,74%, disusul baht Thailand 0,18%, dan yen Jepang 0,08%. Rupee India serta yuan China hanya melemah tipis di bawah 0,05%.

Fenomena ini menunjukkan dominasi dolar AS yang masih perkasa di pasar Asia. Bagi Indonesia, situasi ini diperparah oleh ketidakpastian arah kebijakan moneter domestik. Pelaku pasar menanti keputusan BI: apakah akan menaikkan suku bunga acuan lebih agresif untuk menahan laju pelemahan rupiah, atau memilih menahan diri demi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Apa Arti Level Rp 17.724 bagi Investor dan Dunia Usaha?

Tembusnya level historis ini memberi dampak langsung pada dua sisi. Pertama, bagi emiten yang memiliki utang dalam denominasi dolar AS, beban bunga dan pokok utang membengkak secara signifikan. Kedua, bagi investor di pasar saham dan obligasi, pelemahan rupiah kerap memicu aksi jual aset berisiko karena nilai imbal hasil riil tergerus.

Namun, di sisi lain, eksportir komoditas seperti batu bara, kelapa sawit, dan tekstil justru diuntungkan karena penerimaan dalam dolar AS menjadi lebih besar saat dikonversi ke rupiah. Perbedaan dampak sektoral ini yang akan menentukan arah pergerakan IHSG ke depan.

Investasi mengandung risiko. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.

Bagikan
Sumber: katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks