SAMPIT — Dinamika politik internal Partai Golkar di Kotawaringin Timur mulai memanas meskipun jadwal Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Kotim belum juga ditentukan. Sekretaris DPD Partai Golkar Kotim, Joni Abdi, mengonfirmasi bahwa kepastian waktu pelaksanaan Musda masih menunggu keputusan dari DPD Golkar Provinsi Kalimantan Tengah.
“Sampai saat ini belum ada informasi terkait calon yang akan maju, karena pelaksanaan dan jadwal Musda juga belum turun dari provinsi,” jelas Joni, Jumat (19/6/2026).
Menurut Joni, seluruh proses pemilihan ketua DPD Golkar Kotim nantinya akan berpedoman pada AD/ART dan Petunjuk Pelaksana (Juklak) yang telah ditetapkan. Ia menegaskan bahwa aturan itu mengatur tata cara pelaksanaan Musda di tingkat kabupaten/kota, termasuk Musyawarah Kecamatan (Muscam) dan Musyawarah Desa/Kelurahan (Musdes/Muslur).
Ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya kebijakan khusus atau diskresi bagi bakal calon yang tidak memenuhi persyaratan tertentu, Joni menyebut hal itu merupakan kewenangan penuh Dewan Pimpinan Pusat (DPP). “Diskresi itu merupakan kewenangan DPP yang memiliki penilaian tersendiri,” ujarnya.
Meski belum ada nama calon yang muncul secara resmi, sejumlah pengurus di tingkat kecamatan sudah mulai bersuara. Ketua PK Golkar Bukit Santuai, Simpei D. Marang, berharap Musda nanti bisa melahirkan pemimpin baru yang mampu memperkuat komunikasi dengan seluruh struktur partai hingga ke tingkat bawah.
“Kami berharap pada Pemilu 2029 atau 2030 nanti, calon bupati dari Golkar bisa menjadi pemenang. Saatnya Golkar memimpin Kotim karena kami di tingkat PK sangat berharap hal ini bisa terwujud,” tegas Simpei.
Senada dengan itu, Ketua PK Golkar Seranau, Fakhrurrazi, menginginkan kepemimpinan Golkar ke depan mampu menggerakkan seluruh jajaran partai hingga tingkat desa dan kelurahan. Ia menargetkan Golkar bisa kembali berjaya pada Pemilu 2029 atau 2030 mendatang, baik di pemilihan legislatif maupun Pilkada Kotim.
“Tidak ada keinginan lain selain melihat Golkar Kotim berjaya kembali pada Pemilu 2029 atau 2030 nanti,” pungkasnya.