PALANGKA RAYA — Antusiasme warga Desa Lemo I, Barito Utara, terlihat saat PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) menggelar bakti kesehatan gratis, pekan lalu. Program yang dipusatkan di rumah salah satu warga ini berhasil menjaring lebih dari 200 peserta, melampaui target awal yang ditetapkan.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan yang cukup komprehensif. Tak hanya pemeriksaan dasar seperti tensi darah dan berat badan, warga juga bisa menjalani skrining hepatitis (HBsAg), cek asam urat, kolesterol, gula darah, hingga pelayanan kesehatan gigi dan ibu hamil.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis ini dengan baik,” ujar perwakilan tim CSR PT SMM, Laila, dalam keterangan resmi yang diterima di Palangka Raya, Rabu.
Pemilihan lokasi yang strategis dan mudah dijangkau menjadi kunci tingginya partisipasi. Kali ini, panitia memutuskan untuk memusatkan kegiatan di rumah warga yang dinilai lebih dekat dengan pemukiman, bukan di fasilitas umum yang mungkin lebih jauh.
Selain pemeriksaan, warga juga bisa berkonsultasi langsung dengan dokter. Jika ditemukan keluhan yang memerlukan penanganan lebih lanjut, pasien akan diberikan obat, edukasi kesehatan, atau dirujuk ke puskesmas setempat.
Perwakilan Dinas Kesehatan setempat, Azkiya, mengapresiasi langkah PT SMM. Menurutnya, program ini selaras dengan program pemerintah daerah, terutama dalam upaya penanganan stunting yang masih menjadi prioritas.
“Kegiatan seperti ini perlu dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” kata Azkiya. Ia menambahkan, kepedulian perusahaan tidak hanya terlihat dari dukungan terhadap posyandu, tetapi juga melalui kolaborasi nyata bersama puskesmas dan tenaga kesehatan.
PT SMM menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen CSR perusahaan pada pilar kesehatan. Tujuannya adalah memastikan kehadiran perusahaan memberikan manfaat nyata dan memudahkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat sekitar area operasional.
“Ini merupakan bentuk perhatian PT SMM untuk mendukung kesehatan masyarakat, sekaligus memastikan kehadiran perusahaan dapat memberikan manfaat nyata dan memudahkan akses layanan kesehatan,” tutur Laila.