GUNUNG MAS — Sepuluh unit sepeda motor diamankan jajaran Polsek Sepang dalam operasi penertiban balap liar di Kelurahan Kampuri, Kecamatan Sepang. Langkah ini diambil setelah laporan warga yang mengeluhkan aktivitas kebut-kebutan yang kerap terjadi di ruas jalan setempat.
Petugas yang melakukan patroli langsung menuju titik yang sering dijadikan arena balap liar. Begitu tiba di lokasi, belasan pemuda yang sedang beraksi langsung bubar dan meninggalkan kendaraannya.
Polisi kemudian mengamankan 10 sepeda motor yang tertinggal di tempat kejadian. Seluruh kendaraan kini dibawa ke Mapolsek Sepang untuk proses lebih lanjut.
Aktivitas balap liar di wilayah itu sudah berlangsung cukup lama dan kerap meresahkan. Warga sekitar mengeluhkan suara bising knalpot serta kecepatan tinggi yang membahayakan anak-anak dan pengendara lain yang melintas.
Belum ada laporan korban jiwa dalam insiden kali ini, namun kekhawatiran warga terus meningkat. Razia ini diharapkan memberikan efek jera bagi para pelaku.
Pemilik sepeda motor yang diamankan dapat mengambil kendaraannya dengan menunjukkan surat-surat kendaraan yang lengkap dan sah. Namun, mereka tetap akan menjalani pembinaan dari pihak kepolisian agar tidak mengulangi perbuatannya.
Polsek Sepang juga mengimbau orang tua untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam balap liar yang bisa berujung pada kecelakaan atau tindak pidana.
Operasi serupa akan terus digencarkan secara rutin, terutama pada jam-jam rawan seperti sore dan malam hari. Polsek Sepang juga membuka saluran pengaduan bagi warga yang masih melihat aktivitas balap liar di lingkungannya.
Dengan adanya penertiban ini, diharapkan keamanan dan kenyamanan di Kelurahan Kampuri dan sekitarnya dapat terjaga.