Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menggencarkan sosialisasi program Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah untuk memperkuat fondasi pendidikan anak sebelum masuk jenjang dasar. Kegiatan yang berlangsung di Posyandu Pondok Sultan pada Jumat (21/8) tersebut diikuti oleh 10 kader posyandu dan 42 orang tua. Program ini menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini (PAUD) bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kewajiban yang harus dipenuhi.
PALANGKA RAYA — Puluhan orang tua dan kader posyandu di Posyandu Pondok Sultan mendapat pemahaman baru tentang pentingnya pendidikan prasekolah. Mereka adalah peserta sosialisasi Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah yang digagas Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya bersama lintas sektor terkait.
Sekretaris Disdik Kota Palangka Raya, Aprae Vico Ranan, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memastikan anak usia dini mendapatkan akses pendidikan yang menjadi fondasi tumbuh kembang dan pembentukan karakter. "PAUD wajib bukan pilihan," ujarnya di Palangka Raya, Senin.
Sinergi Lintas Sektor untuk Perkuat PAUD
Sosialisasi ini tidak berjalan sendiri. Disdik menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB), Dinas Kesehatan, Bunda PAUD, Pokja Bunda PAUD, serta Tim PKK.
Menurut Vico, keterlibatan banyak pihak menjadi kunci agar program ini dipahami dan dijalankan bersama-sama, terutama oleh orang tua yang memiliki anak usia dini. "Sosialisasi ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Disdik, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk kader posyandu, orang tua, Bunda PAUD, PKK dan perangkat daerah terkait," bebernya.
Membangun Kesadaran Orang Tua Melalui Posyandu
Pemilihan Posyandu Pondok Sultan sebagai lokasi sosialisasi bukan tanpa alasan. Posyandu menjadi titik temu paling dekat dengan orang tua dan anak, sehingga pesan tentang pentingnya PAUD diharapkan lebih mudah tersampaikan.
Para peserta mendapatkan materi mengenai bagaimana pendidikan prasekolah mempersiapkan anak dari aspek pengetahuan, sosial, emosional, hingga pembentukan karakter. Materi ini diharapkan mengubah pandangan bahwa PAUD hanyalah tempat penitipan anak.
"Harapannya tidak ada lagi anggapan bahwa PAUD hanya pilihan. Ini merupakan langkah awal untuk menyiapkan generasi yang cerdas, sehat, mandiri dan berkarakter," tegas Vico.
Target Jangkauan Sosialisasi yang Lebih Luas
Kegiatan di Posyandu Pondok Sultan baru merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi yang lebih besar. Pemkot Palangka Raya menargetkan pesan wajib belajar satu tahun prasekolah dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai kelurahan.
Langkah ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, kader posyandu, dan keluarga dalam memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut. Ke depan, skema serupa akan terus digencarkan hingga kesadaran orang tua terhadap pentingnya PAUD meningkat merata.