KALIMANTAN TENGAH — Lionel Messi kembali menjadi pembeda di laga yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington. Dua golnya di babak pertama dan kedua memastikan Argentina mengamankan tiga poin penuh dan melaju mulus ke babak 16 besar.
Gol Pembuka Messi di Babak Pertama
Argentina mendominasi penguasaan bola sejak menit awal. Austria coba bertahan rapat, namun Messi membuka keunggulan pada menit ke-23 lewat tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper Austria.
Gol tersebut menjadi momentum bagi Argentina untuk terus menekan. Meski beberapa peluang terbuang, skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Brace Messi di Menit 72 Pastikan Kemenangan
Di babak kedua, Austria sempat memberikan perlawanan sengit. Namun, Messi kembali menunjukkan kelasnya pada menit ke-72. Memanfaatkan umpan terobosan dari Julian Alvarez, Messi menaklukkan kiper dengan penyelesaian tenang.
Dua gol ini membuat total koleksi Messi di Piala Dunia 2026 menjadi tiga gol dari dua pertandingan. Ia juga memperpanjang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Argentina di turnamen ini.
Posisi Argentina di Puncak Klasemen Grup J
Kemenangan ini memastikan Argentina memuncaki Grup J dengan enam poin, unggul tiga angka dari Austria di posisi kedua. Hasil ini juga membuat langkah Argentina ke babak gugur semakin dekat.
Pada laga berikutnya, Argentina akan menghadapi lawan yang belum ditentukan, sementara Austria harus memenangkan pertandingan terakhir grup jika ingin lolos.
Statistik: Dominasi Penguasaan Bola dan Efisiensi
- Penguasaan bola: Argentina 65% – 35% Austria
- Tembakan tepat sasaran: Argentina 7 – 3 Austria
- Pelanggaran: Argentina 10 – 14 Austria
Argentina menunjukkan efisiensi tinggi dengan dua gol dari tujuh tembakan tepat sasaran. Austria, meski berusaha keras, kesulitan menembus pertahanan solid yang dikomandoi Cristian Romero.
Pelatih Argentina Puji Konsistensi Messi
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, memuji performa timnya usai pertandingan. "Kami tahu Austria akan bertahan, tapi Messi selalu punya cara untuk menciptakan peluang. Ini kemenangan penting untuk menjaga momentum," ujar Scaloni dalam konferensi pers.
Sementara itu, pelatih Austria mengakui keunggulan lawan. "Kami sudah berusaha, tetapi ketika berhadapan dengan Messi, satu momen saja sudah cukup untuk menghukum kami," katanya.