Pencarian

Wasit Inggris vs Ghana Tak Mau Satukan Waktu Istirahat, Alan Shearer Kritis ke FIFA

Rabu, 24 Juni 2026 • 05:08:01 WIB
Wasit Inggris vs Ghana Tak Mau Satukan Waktu Istirahat, Alan Shearer Kritis ke FIFA
Wasit menolak menggabungkan jeda minum dan penghentian medis dalam laga Inggris vs Ghana.

KALIMANTAN TENGAH — Insiden terjadi pada laga Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Ghana. Saat pertandingan berjalan, Reece James dan Jordan Ayew berbenturan di udara yang memaksa wasit menghentikan permainan. Momen ini dinilai sempurna untuk sekaligus menjalankan jeda minum atau hydration break yang sudah dijadwalkan.

Shearer: Keputusan Konyol yang Bisa Dihindari

Namun, wasit memilih untuk tidak menggabungkan dua waktu istirahat tersebut. Alhasil, pemain harus menjalani dua penghentian terpisah dalam waktu berdekatan. Shearer, yang bertugas sebagai komentator bersama Guy Mowbray, langsung bereaksi keras.

"Gila rasanya wasit tidak langsung berkata, 'ayo kita lakukan jeda minum sekarang saja'," ujar Shearer dalam siaran langsung. Menurutnya, keputusan itu tidak masuk akal dan hanya membuang waktu pertandingan.

Kecurigaan ke FIFA: Ada Agenda Iklan?

Mowbray, rekan komentator Shearer, kemudian melontarkan dugaan yang lebih dalam. Ia menduga FIFA punya motif tersembunyi di balik keputusan tersebut. "Kemungkinan besar karena masalah jadwal iklan," ujar Mowbray. "Tidak ada slot promosi yang terprogram pada momen penghentian itu, sehingga mereka memilih untuk memisahkan kedua waktu istirahat."

Shearer sepakat dengan analisis tersebut. Baginya, keputusan seperti ini menunjukkan bahwa kepentingan komersial ditempatkan di atas kenyamanan pemain dan kualitas pertandingan. Hydration break sendiri memang menjadi salah satu aturan paling kontroversial di Piala Dunia 2026, dengan banyak pihak menilai kebijakan ini mengganggu alur permainan.

Dampak ke Laga: Ritme Terganggu

Akibat keputusan tersebut, jalannya pertandingan Inggris melawan Ghana sempat terhenti lebih lama dari yang seharusnya. Para pemain harus kembali ke bangku cadangan untuk jeda minum setelah sebelumnya menunggu penanganan medis bagi James dan Ayew. Shearer menilai situasi ini tidak ideal, terutama untuk tim yang sedang membangun momentum serangan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari FIFA mengenai protes yang dilayangkan Shearer dan Mowbray. Namun, kritik dari legenda Premier League ini dipastikan akan menambah tekanan pada badan sepak bola dunia tersebut untuk mengevaluasi kembali kebijakan hydration break di turnamen mendatang.

Bagikan
Sumber: fourfourtwo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks