AS Batasi Akses Starshield Ukraina, Drone Serang Rusia Terganggu

Penulis: Hendra Wijaya  •  Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:24:31 WIB
Reseptor Starshield militer Ukraina dilaporkan hanya berfungsi pada kecepatan hingga 160 km/jam.

KALIMANTAN TENGAH — Pemerintah Amerika Serikat membatasi akses Ukraina ke Starshield, versi militer Starlink milik SpaceX, sehingga reseptor hanya berfungsi pada kecepatan hingga 160 km/jam. Pembatasan ini memukul operasi drone Ukraina yang mengandalkan satelit tersebut untuk sistem panduan dan pencegatan drone Shahed Rusia. Keputusan itu muncul di tengah tekanan Washington agar Kyiv menghentikan serangan ke kilang minyak Rusia.

Dua pejabat AS dan satu pejabat yang mendapat pengarahan soal kebijakan tersebut menyatakan perintah pembatasan datang dari dalam Gedung Putih. Para pemimpin di Departemen Pertahanan menerima pesan bahwa layanan Starshield untuk militer Ukraina perlu diperlambat. Pejabat yang berbicara secara anonim tidak merinci siapa di Gedung Putih yang mengeluarkan keputusan maupun siapa yang menjalankannya.

Pentagon sendiri merupakan pelanggan terbesar Starshield, versi militer dari jaringan satelit Starlink. Starshield dikembangkan SpaceX khusus untuk pelanggan dari kalangan pemerintah dan keamanan nasional, terutama Departemen Pertahanan AS, dengan konstelasi satelit Starlink sebagai tulang punggungnya.

Reseptor Militer Hanya Berfungsi di Bawah 160 Km/Jam

Pejabat Ukraina melaporkan reseptor Starlink tingkat militer berhenti berfungsi ketika dipasang pada objek yang bergerak cepat. Kondisi itu mengganggu kinerja drone yang mengandalkan satelit untuk sistem panduan. Sumber di Kementerian Pertahanan Ukraina menyebut reseptor kini sudah berfungsi, tetapi hanya pada kecepatan hingga 160 km/jam.

Dampaknya terasa langsung di medan perang. Pejabat Ukraina menyebut pembatasan mempersulit misi serangan terhadap pasukan Rusia dan memperlambat drone pencegat yang dipakai menembak jatuh drone Shahed.

Elon Musk: Pemerintah AS Kendalikan Koneksi

Elon Musk menyatakan setiap gangguan pada Starshield di Ukraina bukan disebabkan oleh SpaceX. Menurutnya, pemerintah AS yang mengendalikan koneksi layanan tersebut. Pernyataan itu sejalan dengan laporan bahwa pembatasan berasal dari instruksi internal Washington, bukan keputusan sepihak perusahaan.

Tekanan Trump ke Kyiv soal Kilang Minyak Rusia

Pembatasan sementara sistem komunikasi vital itu terjadi ketika Presiden Donald Trump menekan Kyiv agar menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia. Trump menyalahkan serangan tersebut sebagai pemicu lonjakan harga energi yang merusak prospek Partai Republik pada pemilihan paruh waktu November.

Ahli menilai lonjakan biaya energi terutama akibat perang AS-Israel dengan Iran, yang memicu serangan Iran terhadap fasilitas energi dan menutup Selat Hormuz. Menanggapi permintaan komentar soal perintah pembatasan Starshield, seorang pejabat senior AS mengatakan tidak pernah ada permintaan seperti itu yang dibuat oleh presiden.

Hubungan Kyiv-Washington Memanas Usai Pertemuan Miami

Hubungan kedua negara memburuk setelah pertemuan di Miami pada 9 Oktober yang mempertemukan perwakilan AS, Ukraina, Eropa, dan Bank Dunia. Jared Kushner serta Steve Witkoff, utusan pemerintahan Trump untuk Timur Tengah, menyampaikan nada keras kepada delegasi Ukraina.

Mereka menyatakan AS frustrasi dengan serangan Kyiv terhadap kilang minyak Rusia, meski Washington berulang kali meminta serangan itu dihentikan. Delegasi AS juga menjelaskan keputusan Washington membuat kesepakatan pasokan diesel dengan Rusia dan berharap langkah itu melunakkan Moskow dalam pembicaraan damai.

Kesepakatan tersebut, di mana Rusia akan memasok lebih dari 2,25 juta barel diesel ke pasar AS dan global, memicu reaksi keras dari sejumlah anggota parlemen AS. Mereka menilai kesepakatan itu memberi Moskow dana untuk meneruskan perangnya.

Zelenskiy dan Trump Saling Kritik

Beberapa hari setelah pertemuan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan Trump saling melontarkan kritik. Zelenskiy menyebut keputusan AS terkait kesepakatan diesel Rusia sebagai langkah lemah. Trump menyerukan pemilihan umum di Ukraina dan pelengseran Zelenskiy.

Di balik layar, pejabat Amerika mengancam berhenti memberikan informasi intelijen kepada Kyiv mengenai peluncuran rudal Rusia. Data itu kerap dipakai Ukraina untuk menggagalkan serangan. Trump kemudian menyatakan Washington masih berbagi informasi intelijen dengan Ukraina.

Pembatasan Starshield menambah lapisan baru ketegangan teknologi dalam perang Ukraina. Bagi Kyiv, ketergantungan pada infrastruktur satelit yang dikendalikan Washington menjadi titik rawan yang bisa ditekan kapan saja mengikuti kepentingan politik AS.

Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top