KALIMANTAN TENGAH — Liverpool bertandang ke markas Lask pada laga Liga Champions dengan catatan sejarah yang menguntungkan, tetapi Andoni Iraola harus meramu starting XI tanpa tiga pencetak gol terbanyaknya. Alexander Isak, Cody Gakpo, dan Dominik Szoboszlai absen, membuat lini serang The Reds menghadapi ujian ketajaman di Linz.
Kick-off di Linz menjadi pertemuan kedua Liverpool dengan Lask. Sebelumnya, pada ajang Liga Europa 2023, Liverpool sempat tertinggal lebih dulu sebelum menang 3-1 berkat gol Luis Diaz dan Mohamed Salah dari bangku cadangan.
Saat itu, Jürgen Klopp menurunkan skuad pelapis dengan Caoimhin Kelleher, Kostas Tsimikas, Harvey Elliott, hingga Darwin Núñez sebagai starter. Lask unggul 1-0 di babak pertama, dan Núñez baru memperkecil lewat penalti sebelum Klopp memasukkan Szoboszlai serta Alexis Mac Allister untuk membalik keadaan.
Klub asal Linz itu menjuarai Bundesliga Austria musim lalu untuk pertama kalinya sejak 1965. Status juara bertahan membuat Lask jauh lebih diperhitungkan dibanding kunjungan Liverpool dua tahun silam.
Iraola pun disebut tidak bisa menganggap enteng laga ini. Selain karena tekanan hasil, kualitas skuad Lask yang lebih matang menjadi alasan Liverpool wajib menurunkan kekuatan terbaiknya.
Ketiga nama tersebut merupakan pemimpin daftar top skor Liverpool musim ini. Tanpa mereka, opsi serangan Iraola menyusut drastis dan memaksa beberapa pemain tampil di luar posisi idealnya.
Florian Wirtz dan Bradley Barcola jadi sorotan. Barcola, yang dibeli seharga 123 juta poundsterling dari Paris Saint-Germain, belum mencetak gol atau assist dalam enam penampilan. Bahkan memenangkan bola di sepertiga akhir lapangan pun belum ia tunjukkan.
Iraola menyatakan tetap percaya pada keduanya. Kepercayaan itu setidaknya menjadi modal bagi Wirtz dan Barcola untuk mencari bentuk permainan terbaik, terutama jika Liverpool ingin kembali berlaga di Liga Champions musim depan.
Striker Christoph Lang memulai musim dengan tajam: lima gol dalam delapan laga liga. Liverpool harus mewaspadai pergerakannya di kotak penalti.
Lask juga berharap Moses Usor bugar. Winger itu memimpin daftar gol dan assist klub pada musim ganda juara tahun lalu, dan mencetak gol pada debutnya bersama Timnas Nigeria di jeda internasional terbaru. Statusnya masih diragukan untuk laga ini.
Di lini tengah, Melayro Bogarde menjadi poros permainan Lask. Keponakan mantan bek Ajax, Barcelona, dan Chelsea, Winston Bogarde, itu berperan penting menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang.
Laga dimulai pukul 17.45 waktu setempat, waktu yang tidak biasa untuk pertandingan Liga Champions. Kombinasi jadwal awal dan atmosfer kandang Lask membuat laga ini berpotensi berjalan ketat.
Bagi Liverpool, hasil positif di Austria menjadi harga mati. Kekalahan akan mempersulit langkah mereka di fase liga, sementara Lask melihat laga ini sebagai peluang mengulang kejutan seperti babak pertama di 2023.