SAMPIT — Kabar wafatnya Nadalsyah atau yang akrab disapa Koyem menyebar cepat dan menimbulkan suasana duka di kalangan keluarga besar Partai Demokrat Kalimantan Tengah. Almarhum dikenal luas sebagai mantan kepala daerah sekaligus tokoh politik yang telah memberi warna dalam perjalanan pemerintahan dan politik di provinsi itu.
Sihol Parningotan Lumban Gaol, Sekretaris DPC Partai Demokrat Kotim yang juga Anggota Komisi III DPRD Kotim, menuturkan bahwa kepergian Nadalsyah bukan hanya kehilangan bagi keluarga dan orang-orang terdekat. Keluarga besar Partai Demokrat di Kalimantan Tengah turut merasakan duka yang sama.
Rekam Jejak Kepemimpinan yang Dikenang
Pengalaman Nadalsyah sebagai kepala daerah maupun kiprahnya dalam organisasi partai menjadi bagian penting dari perjalanan hidup yang membuat sosoknya dikenal luas. Menurut Gaol, berbagai pengalaman tersebut menunjukkan kapasitas almarhum sebagai pemimpin yang memiliki perhatian terhadap organisasi serta orang-orang di lingkungan kerjanya.
“Turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Bapak Nadalsyah atau Koyem. Beliau sosok yang baik, visioner, dan selalu memberikan keteladanan,” kata Gaol di Sampit, Rabu.
Nadalsyah meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Siloam Jakarta, Senin (5/10) malam. Jenazah almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan kader partai yang pernah bekerja bersamanya.
Keteladanan yang Diminta Diteruskan Kader
Gaol berharap nilai-nilai positif yang selama ini ditunjukkan Nadalsyah dapat menjadi teladan yang terus hidup, khususnya bagi kader Partai Demokrat yang pernah berinteraksi dan bekerja bersama almarhum. Menurutnya, sosok pemimpin tidak hanya dikenang melalui jabatan yang pernah diemban.
Sikap, hubungan dengan orang lain, serta kontribusi yang diberikan selama menjalankan amanah juga menjadi ukuran yang tak kalah penting. Hal itulah yang dinilai melekat pada diri Nadalsyah selama berkarier di pemerintahan dan partai.
“Kami merasa kehilangan atas kepergian beliau. Semoga segala kebaikan dan keteladanan yang beliau berikan selama hidup menjadi sesuatu yang terus dikenang,” tuturnya.
Doa untuk Almarhum dan Keluarga yang Ditinggalkan
Kepergian Nadalsyah juga menjadi kehilangan bagi masyarakat yang selama ini mengenal kiprahnya sebagai mantan kepala daerah dan tokoh politik di Kalimantan Tengah. Gaol turut mendoakan agar seluruh amal dan kebaikan almarhum selama hidup mendapatkan balasan terbaik.
Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan untuk melewati masa duka. Gaol mengajak keluarga besar, sahabat, kader Demokrat, maupun masyarakat yang pernah mengenal Nadalsyah untuk meneruskan hal-hal baik yang telah ditinggalkan almarhum.
“Semoga almarhum mendapat tempat yang terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” demikian Gaol.