KALIMANTAN TENGAH — Penyerang West Bromwich Albion U-21, Justin Seven-Seven, masuk sebagai pengganti pada menit 75 dan mencetak gol dua menit berselang ke gawang Sutton United di National League Cup. Pertanyaan pun muncul: adakah pesepakbola lain yang mencetak gol di menit yang sama dengan nama belakangnya?
Pertanyaan itu dilontarkan Peter Skilton setelah menyaksikan langsung laga West Brom U-21 kontra Sutton United. Ia penasaran apakah ada pemain lain di dunia yang punya kebetulan serupa dengan Seven-Seven.
Jawabannya ada, meski tidak banyak. Sejumlah pembaca dan pengamat sepak bola mengumpulkan bukti dari berbagai liga dan era, mulai dari Prancis hingga Austria.
Nama yang paling sering muncul adalah Didier Six, winger Prancis yang sempat memperkuat Aston Villa pada 1984-85. Pemain kelahiran 1954 itu tercatat beberapa kali mencetak gol pada menit keenam sepanjang kariernya.
Dua di antaranya terjadi dalam musim beruntun melawan Bordeaux. Valenciennes menang 3-2 atas Bordeaux di Ligue 1 pada 1976-77, lalu Lens mengalahkan Bordeaux 2-0 pada 1977-78. Sebelumnya, Six juga mencetak gol menit keenam saat Valenciennes mengalahkan Nancy 2-1 di perempat final Coupe de France 1975-76.
Bersama VfB Stuttgart, Six kembali menorehkan gol menit keenam dalam kemenangan 5-1 atas Karlsruher di Bundesliga 1981-82. Catatan ini membuat namanya jadi rujukan utama dalam perdebatan soal kebetulan nama dan menit gol.
Filippo Varanini menyebut kasus Raffaele Quaranta, pemain Serie C 1998 yang namanya berarti "empat puluh" dalam bahasa Italia. Quaranta mencetak gol untuk Casarano pada menit ke-40.
Pete Tomlin menambahkan dua nama lain. Martin Six, striker Austria, mencetak gol menit keenam untuk SV Allerheiligen melawan DSV Leoben di Regional League Central pada 1 April 2011. Lalu Marculino Ninte, yang mencetak gol menit ke-90 untuk CD Mafra melawan SU 1° Dezembro di kasta ketiga Portugal pada 5 Oktober 2025.
Claude Sixt, gelandang Swiss, tidak persis sama dengan angka enam puluh, tetapi ia mencetak gol menit ke-60 untuk Sion melawan Urania Genève pada 28 Mei 1966 di liga Swiss.
Richard Wilson mengingat Armand Oné, pemain yang lama berkarier di liga-liga bawah Skotlandia. Oné mencetak gol untuk Stranraer pada menit pertama laga League Two melawan East Stirlingshire di musim 2010-11.
Putranya, Ryan Oné, kini bermain untuk Sheffield United. Ia belum mencatat pencapaian serupa, tetapi masih punya banyak waktu untuk menyamai ayahnya.
Mark Johnson menutup daftar dengan candaan yang tetap berbasis fakta. Pada 2 Agustus 2003, dalam laga Banik Ostrava melawan Slovan Liberec, Marek Heinz mencetak gol pada menit ke-57.
Nama belakang Heinz memang identik dengan merek saus tomat legendaris yang memakai slogan "57 varieties". Kebetulan itu membuat gol Heinz di menit 57 jadi salah satu yang paling sering dikutip dalam perdebatan serupa.
Dari semua kasus, Justin Seven-Seven tetap istimewa karena kebetulan itu terjadi di laga resmi dan tercatat rapi. Masuk menit 75, mencetak gol menit 77, dengan nama belakang yang persis sama dengan menit golnya.