PALANGKA RAYA — Rangkaian lomba PORSENI KKD Dusmala Tebama akan berlangsung selama delapan hari, mulai 1 hingga 8 Agustus 2026. Berbagai cabang yang dipertandingkan mencakup olahraga tradisional hingga seni modern, termasuk menembak, mangatek, remi, domino, catur, vokal solo bahasa Dusmala Tebama, tanuhui cerita, nyama unik, bola voli campuran, biliar, dan Surah Kisuh atau stand-up comedy berbahasa daerah.
Ketua Panitia Pelaksana, Brata Jaya, menyebutkan seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari kontribusi Bantai se-Kota Palangka Raya, donatur, serta para simpatisan. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp94 juta, namun dana yang berhasil dihimpun justru melebihi target, yakni Rp110,9 juta.
Menurut Brata, kelebihan dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kelancaran acara dan kebutuhan operasional lainnya selama pekan lomba. Ia menambahkan, PORSENI merupakan agenda tahunan yang menjadi wadah memperkuat silaturahmi atau Pangasunggu-Pamanalu di antara keluarga besar Dusmala Tebama.
Bias Layar yang resmi dilantik sebagai anggota DPR RI melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) pada Januari 2026, menegaskan bahwa esensi kegiatan ini jauh melampaui sekadar kompetisi. "PORSENI bukan mencari kemenangan, trofi ataupun piala, tetapi mempererat tali kekeluargaan. Kami di Dusmala bukan sekadar warga, tetapi keluarga. Itulah makna Kerukunan Keluarga Dayak Dusmala Tebama," katanya.
Ia mengungkapkan, PORSENI selalu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Dusmala Tebama, tidak hanya di Kota Palangka Raya tetapi juga dari kabupaten lain di Kalimantan Tengah. Hal ini menunjukkan bahwa tradisi berkumpul dan berkompetisi secara sehat telah mengakar kuat di komunitas tersebut.
Di sela-sela pembukaan, Bias Layar juga menyoroti peran sosial organisasi yang kini semakin terbuka untuk publik. KKD Dusmala Tebama siap memberikan pelayanan kepada masyarakat luas yang membutuhkan, tanpa memandang latar belakang suku.
"Kalau ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, baik warga Banjar, Bakumpai, Ngaju, Jawa, Madura maupun suku lainnya, silakan menghubungi kami. Misalnya membutuhkan ambulans untuk orang sakit, membantu keluarga yang berduka, atau bantuan sosial lainnya, selama kami mampu, kami siap membantu. Itulah komitmen kami di Dusmala Tebama," pungkasnya.
Menjelang berakhirnya masa kepemimpinannya, Bias Layar berharap kepengurusan berikutnya mampu membawa organisasi semakin maju. Ia menegaskan akan tetap terlibat aktif mendampingi pengurus baru, bukan untuk mengintervensi, melainkan untuk memastikan organisasi terus berkembang.
"Saya tidak akan meninggalkan Dusmala. Saya akan tetap mendampingi dan mendorong pengurus berikutnya agar organisasi ini semakin maju. Bukan mendorong untuk menjatuhkan, tetapi mendorong agar Dusmala terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," tegasnya.
Melalui PORSENI 2026, KKD Dusmala Tebama berharap semangat sportivitas, persaudaraan, dan pelestarian budaya lokal terus tumbuh. Kegiatan ini diharapkan menjadi perekat kebersamaan masyarakat Dayak Dusmala Tebama di Kalimantan Tengah, sekaligus menjaga warisan budaya tetap hidup di tengah generasi muda.