KALIMANTAN TENGAH — Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru Maret 2026 mengungkap perubahan signifikan di garasi Menteri Pariwisata. Widiyanti Putri, yang total kekayaannya melonjak hampir Rp1 triliun menjadi Rp6,3 triliun, kini menggenggam enam mobil premium dengan nilai taksir mencapai Rp24,1 miliar. Dibandingkan laporan sebelumnya, koleksi ini naik Rp4,6 miliar, menandakan adanya peremajaan unit.
Bintang baru di garasi Widiyanti adalah Mercedes-Benz G63 lansiran 2025. SUV legendaris asal Jerman ini tercatat sebagai mobil termahal dengan nilai Rp8,8 miliar. Unit ini juga menjadi yang paling anyar karena tidak tercantum di LHKPN periode sebelumnya. Kehadiran G63 menggantikan beberapa model lama yang sudah tidak lagi terdaftar.
Koleksi Widiyanti tidak hanya soal SUV. Dua mobil Bentley menghuni garasinya: Continental GT 2011 seharga Rp2,4 miliar dan Flying Spur W12 2022 yang nilainya Rp4,418 miliar. Dari kubu Jepang, ia memiliki dua Lexus terbaru—LM350H 2024 (Rp2,5 miliar) dan LS500H 2024 (Rp3,65 miliar). Keduanya mengusung teknologi hybrid yang lebih efisien.
Satu-satunya mobil yang bertahan dari laporan 2024 adalah Mercedes-Benz S63 2014. Sedan premium ini kini menjadi unit termurah di koleksi dengan nilai Rp2,334 miliar, turun dari sebelumnya Rp2,964 miliar.
Perbandingan dengan LHKPN 2024 menunjukkan Widiyanti melepas beberapa unit. Toyota Vellfire 3.5 AT 2011 (Rp506 juta) dan Land Rover Range 5.0 Autobiography 2013 (Rp2,387 miliar) tidak lagi tercantum. Artinya, strategi peremajaan garasi berfokus pada peningkatan nilai aset kendaraan, dari MPV dan SUV konvensional ke model-model ultra-premium dan hybrid.
Selain mobil, Widiyanti tercatat memiliki ribuan hektar tanah dan bangunan di Jakarta Selatan senilai Rp161 miliar. Ia juga memiliki harta bergerak lain Rp46,1 miliar, kas dan setara kas Rp98,4 miliar, serta harta lainnya Rp47 miliar. Porsi terbesar kekayaannya ada di surat berharga yang nilainya tembus Rp6 triliun. Dalam laporan ini, ia mengklaim tidak memiliki utang sepeser pun.