PALANGKA RAYA — Prestasi ini menjadi bukti bahwa pelajar di Kalimantan Tengah mampu bersaing di level nasional, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga kreativitas seni. Kompetisi tersebut dirancang untuk membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan bebas perundungan melalui musik serta gerak.
Kompetisi berlangsung dalam beberapa tahap sejak Februari 2026. Neo Svara Band dari SMAN 1 Pangkalan Bun berhasil melewati seleksi ketat yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kementerian Pendidikan menyelenggarakan ajang ini sebagai upaya menanamkan nilai empati dan kebersamaan antar peserta didik.
Kepala SMAN 1 Pangkalan Bun, Jumrani, menyampaikan rasa syukur atas capaian anak didiknya. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras para siswa dan dukungan guru pembina.
“Prestasi ini merupakan kebanggaan besar bagi keluarga besar SMAN 1 Pangkalan Bun. Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Neo Svara Band atas keberhasilannya meraih Juara 3 Nasional dalam Lomba Kreasi Gerak dan Lagu Rukun Sama Teman Tahun 2026,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Jumrani menambahkan bahwa capaian tersebut menjadi bukti bahwa kedisiplinan dan semangat kebersamaan antara guru dan siswa mampu menghasilkan prestasi membanggakan. Ia berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi peserta didik lain untuk terus berkarya.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, turut mengapresiasi keberhasilan Neo Svara Band. Ia menilai prestasi ini menunjukkan bahwa pelajar Kalteng memiliki kreativitas dan daya saing yang luar biasa jika diberikan ruang berkembang.
“Prestasi yang diraih siswa SMAN 1 Pangkalan Bun ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga bagaimana sekolah mampu membangun karakter, kreativitas, dan kepercayaan diri peserta didik. Kami sangat bangga karena anak-anak Kalimantan Tengah mampu tampil dan bersaing di level nasional,” ujar Reza.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan berkomitmen terus mendorong pengembangan bakat peserta didik. Program seperti Asesmen Minat dan Bakat (AMB), digitalisasi pendidikan, serta dukungan terhadap kegiatan seni dan budaya pelajar akan terus diperkuat.
“Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran memiliki komitmen besar terhadap kemajuan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Kalimantan Tengah. Kami ingin terus menghadirkan ruang bagi peserta didik untuk tumbuh menjadi generasi yang unggul, berkarakter, kreatif, dan mampu berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya.
Pihak sekolah belum merinci rencana lanjutan bagi Neo Svara Band pasca keberhasilan di tingkat nasional. Namun, prestasi ini diyakini akan membuka peluang bagi grup musik pelajar tersebut untuk tampil di ajang yang lebih bergengsi.
Keberhasilan SMAN 1 Pangkalan Bun menunjukkan pentingnya kolaborasi antara siswa, guru, dan dukungan pemerintah daerah. Sekolah lain di Kalimantan Tengah dapat mengikuti jejak ini dengan aktif mengikuti program pembinaan dari Dinas Pendidikan, seperti Asesmen Minat dan Bakat serta pengembangan kegiatan seni di sekolah masing-masing.
Pemprov Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan menyatakan akan terus mendukung pengembangan potensi peserta didik. Program digitalisasi pendidikan dan pembinaan seni budaya menjadi fokus utama untuk memastikan pelajar Kalteng dapat terus berprestasi di tingkat nasional dan internasional.