KALIMANTAN TENGAH — Berdasarkan peringatan dari Pusat Prakiraan Hidro-Meteorologi Nasional, hujan lebat hingga sangat lebat disertai badai petir akan melanda wilayah Selatan dan Provinsi Lam Dong mulai malam 29 Mei hingga 31 Mei. Volume curah hujan diperkirakan mencapai 60-120 mm secara umum, dan di sejumlah titik bisa melampaui 250 mm. Sementara itu, kawasan Utara dan Tengah Utara pada sore dan malam 29 Mei juga diguyur hujan 15-30 mm, dengan beberapa daerah menerima lebih dari 100 mm.
Komite memperingatkan bahwa hujan deras yang berlangsung terus-menerus meningkatkan risiko banjir di daerah dataran rendah, perkotaan, dan kawasan industri. Risiko banjir bandang di sungai-sungai kecil serta tanah longsor di wilayah pegunungan juga menjadi perhatian utama. Badai petir yang menyertai hujan dapat memicu tornado, sambaran petir, hujan es, dan angin kencang.
Pemerintah daerah, khususnya Provinsi Lam Dong dan wilayah pegunungan, diminta segera meninjau titik-titik rawan longsor dan banjir bandang. Warga yang tinggal di zona bahaya harus dievakuasi secara proaktif ke tempat aman. Selain itu, setiap daerah wajib menyiagakan kekuatan dan sumber daya sesuai prinsip "empat langkah di tempat kejadian" untuk merespons dampak bencana secara cepat.
Komite Pengarah Nasional untuk Pertahanan Sipil juga menekankan penguatan sistem informasi dan komunikasi. Masyarakat diharapkan terus mendapatkan pembaruan perkembangan cuaca serta keterampilan tanggap darurat seperti menghadapi banjir, longsor, tornado, dan sambaran petir. Informasi ini akan disebarluaskan terutama melalui sistem informasi akar rumput.
Seluruh pemerintah daerah diinstruksikan untuk menerapkan secara ketat sistem daftar tugas dan melaporkan situasi secara berkala kepada Komite Pengarah Nasional untuk Pertahanan Sipil. Laporan disampaikan melalui Departemen Manajemen Tanggul dan Pencegahan serta Pengendalian Bencana di bawah Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup.