SAMPIT — Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memulai persiapan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah. Langkah ini diambil setelah pengurus provinsi mengirimkan surat edaran terkait kesiapan cabang olahraga menghadapi agenda olahraga terbesar tingkat daerah tersebut.
Ketua IMI Kotim, Angga Aditya Nugraha, mengatakan saat ini pihaknya fokus pada pembinaan dan penjaringan atlet. Hal ini dilakukan agar Kotim bisa memberikan hasil maksimal pada ajang Porprov nanti.
“Beberapa waktu lalu kami mendapat surat dari provinsi bahwa kita sudah mendekati persiapan Porprov. Oleh sebab itu setiap cabor diminta mempersiapkan atletnya,” kata Angga, Senin 25 Mei 2026.
Pada Porprov sebelumnya, IMI Kotim berhasil menyumbangkan dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Angga menilai persaingan antar daerah sangat ketat sehingga setiap tambahan medali menjadi penentu posisi klasemen akhir.
“Harapan kita ke depan tentu ingin semuanya medali emas. Karena satu medali emas itu sangat berkontribusi untuk Kabupaten Kotawaringin Timur,” ujarnya.
“Kemarin selisihnya cukup tipis. Karena itu kami ingin IMI Kotim bisa memberikan kontribusi lebih besar lagi,” lanjut Angga.
IMI Kotim rutin berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim untuk memfasilitasi latihan atlet. Namun penggunaan fasilitas tetap menyesuaikan jadwal dan ketentuan dari pemerintah daerah.
“Oleh sebab itu kami selalu bersurat ke Dispora untuk meminta fasilitasi persiapan atlet menghadapi Porprov yang akan datang,” kata Angga.
Ia menambahkan, latihan sebenarnya diharapkan dapat dilakukan rutin setiap pekan. Namun pelaksanaannya masih bersifat kondisional karena harus menyesuaikan penggunaan kawasan latihan.
“Harapannya memang setiap satu minggu ada latihan, namun tidak bisa terlaksana semua karena mengikuti aturan dan ketentuan dari Dispora. Jadi kondisional saja,” ucapnya.
Proses penentuan atlet mulai dilakukan sesuai kategori usia dan kelas yang dipertandingkan. Informasi teknis terbaru telah diterima dari IMI Kalimantan Tengah.
“Penentuan atlet sudah ada sesuai koridor dan ketentuannya, ada kategori di bawah 20 tahun dan di atas 20 tahun. Kemudian kelas-kelasnya juga baru kami dapat informasi dari IMI Kalteng,” jelas Angga.
Untuk jumlah atlet yang akan dikirim ke Porprov, IMI Kotim masih menunggu proses pengajuan dan keputusan dari pihak penyelenggara.
“Nanti kita lihat data dulu karena kami masih pengajuan. Persetujuannya nanti di ketua Porprov,” katanya.
IMI Kotim selama ini aktif menggelar berbagai event otomotif di Sampit sebagai ajang pembinaan atlet muda. Kegiatan seperti road race, motoprix, hingga time rally rutin dilaksanakan untuk mencari bibit pembalap potensial.
Atlet-atlet ini diproyeksikan tidak hanya untuk tampil di Porprov, tetapi juga kejuaraan tingkat nasional. Selain menjadi wadah olahraga prestasi, kegiatan otomotif dinilai mampu menarik minat generasi muda terhadap kegiatan positif dan mendorong perkembangan olahraga balap di Kotim.