Mensos Saifullah Yusuf Warning Sekolah Rakyat di Katingan Jangan Sampai Jadi Ajang Titip Anak Pejabat

Penulis: Gunawan Susilo  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:13:13 WIB
Mensos Saifullah Yusuf mengingatkan agar Sekolah Rakyat di Katingan tepat sasaran untuk anak-anak keluarga miskin.

KATINGAN — Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat yang tengah digagas pemerintah pusat harus tepat sasaran dan murni diperuntukkan bagi masyarakat miskin. Ia memperingatkan agar sekolah ini tidak dimanfaatkan oleh pejabat atau keluarga mampu untuk menitipkan anak-anak mereka.

Apa Isi Peringatan Mensos untuk Pemda Katingan?

Pesan tegas itu disampaikan Saifullah Yusuf saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Katingan pada Sabtu (23/5/2026). Ia meminta pemerintah daerah setempat benar-benar menjalankan seleksi penerima manfaat secara ketat dan transparan.

“Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Jangan sampai ini jadi ajang titip anak pejabat atau orang yang secara ekonomi sudah berkecukupan,” ujar Mensos dalam kesempatan tersebut.

Siapa yang Berhak Masuk Sekolah Rakyat?

Menurut Mensos, sasaran program ini adalah anak-anak dari keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Mereka adalah kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

Saifullah menekankan bahwa integritas data sangat penting. Jika ada oknum yang memanipulasi data demi kepentingan pribadi atau golongan, maka program yang bertujuan memutus rantai kemiskinan ini akan gagal.

Mengapa Mensos Sampai Memberi Warning Khusus?

Peringatan ini muncul karena pengalaman di berbagai daerah sebelumnya, di mana program bantuan sosial kerap bocor ke pihak yang tidak berhak. Mensos tidak ingin kesalahan yang sama terulang pada program Sekolah Rakyat yang dinilai strategis untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak miskin.

Kunjungan Mensos ke Katingan menjadi sinyal bahwa pemerintah pusat serius mengawal program ini dari tingkat perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan. Ia meminta Pemkab Katingan untuk proaktif melakukan verifikasi dan validasi data calon siswa.

Apa Dampak Jika Sekolah Rakyat Disalahgunakan?

Jika program ini dimanfaatkan oleh pihak yang tidak berhak, maka anak-anak dari keluarga miskin yang seharusnya mendapat prioritas justru akan tersingkir. Mensos menyebut hal ini sama saja dengan mengkhianati tujuan utama program, yakni pengentasan kemiskinan melalui pendidikan.

Pemerintah pusat mengancam akan mengevaluasi dan bahkan menghentikan program di daerah yang terbukti melakukan penyimpangan. Oleh karena itu, peran serta masyarakat untuk melaporkan jika ada indikasi kecurangan sangat diharapkan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Sekolah Rakyat?

Kapan Sekolah Rakyat di Katingan mulai beroperasi?
Belum ada kepastian tanggal pasti. Mensos baru menyampaikan arahan dan peringatan saat kunjungan kerja. Jadwal operasional akan ditentukan setelah proses verifikasi data dan persiapan infrastruktur selesai.

Bagaimana cara daftar Sekolah Rakyat jika termasuk warga miskin?
Pendaftaran akan dikoordinasikan oleh Dinas Sosial setempat. Calon siswa harus terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional sebagai keluarga miskin desil 1 atau 2. Proses seleksi akan melibatkan verifikasi lapangan oleh petugas.

Apa yang membedakan Sekolah Rakyat dengan sekolah biasa?
Sekolah Rakyat dirancang khusus untuk anak-anak dari keluarga miskin dengan kurikulum yang disesuaikan, termasuk pembekalan keterampilan hidup. Biaya pendidikan ditanggung penuh oleh negara, termasuk seragam, buku, dan kebutuhan belajar lainnya.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: radarsampit.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top