SAMPIT — Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Hj. Irawati, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh PPID dalam menghadapi Monev Keterbukaan Informasi Publik 2026. Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi PPID di Smart Command Hall Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur, baru-baru ini.
“Mari kita menggabungkan kekuatan, berkomitmen, dan terlibat aktif dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Bergerak bersama, saling mendukung, saling mengingatkan, dan saling membantu agar target yang kita cita-citakan dapat tercapai dengan baik,” ujar Irawati dalam sambutannya.
Menyamakan Persepsi Indikator Penilaian
Rapat koordinasi tersebut digelar khusus sebagai persiapan pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) Monev Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para PPID pelaksana dan perwakilan dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kotawaringin Timur.
Tujuan utamanya adalah menyamakan persepsi dalam memenuhi setiap indikator penilaian. Setiap perangkat daerah didorong untuk menyiapkan data dan dokumen pendukung secara optimal agar proses monitoring dan evaluasi berjalan lancar.
Lebih dari Sekadar Indikator
Irawati menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik bukanlah sekadar formalitas untuk memenuhi angka penilaian. “Keterbukaan informasi publik bukan sekadar memenuhi indikator penilaian, tetapi merupakan bentuk nyata pelayanan publik yang berkualitas serta komitmen pemerintah dalam membangun kepercayaan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, rapat koordinasi ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antar-pengelola informasi. Proses penyusunan dokumen pendukung harus berjalan optimal karena setiap perangkat daerah memiliki peran penting dalam mendukung keterbukaan informasi.
“Setiap perangkat daerah memiliki peran penting dalam mendukung keterbukaan informasi. Karena itu, koordinasi dan kerja sama harus terus diperkuat,” tegas wakil bupati.
Target: Pertahankan dan Tingkatkan Capaian
Pemkab Kotawaringin Timur optimistis bahwa kolaborasi yang solid akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat. Selain itu, kesiapan ini diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian Kabupaten Kotawaringin Timur dalam Monev Keterbukaan Informasi Publik 2026.
“Dengan sinergi yang kuat, kita optimistis dapat mewujudkan pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel, dan mampu memberikan pelayanan informasi yang terbaik kepada masyarakat,” tutup Irawati.