KALIMANTAN TENGAH — Kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.04 WIB di lajur 2 dan 3 jalan tol arah Jakarta. Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, mengonfirmasi bahwa pengemudi minibus menjadi satu-satunya korban dalam peristiwa tersebut.
"Jumlah korban satu orang pengemudi kendaraan Calya, luka di bagian kepala sama tangan kanan," kata Jajuli dalam keterangan resminya, Senin pagi.
Pecah Ban di Lajur 2 Picu Tabrakan Beruntun
Menurut Jajuli, kronologi kecelakaan bermula saat pikap melaju di lajur 2 dari arah Bogor menuju Jakarta. Setiba di lokasi kejadian, ban kiri belakang pikap tiba-tiba pecah, menyebabkan kendaraan oleng ke kanan dan keluar jalur.
Minibus Calya yang melaju di lajur 3 dari arah yang sama tak sempat menghindar dan langsung menabrak pikap tersebut. Benturan keras membuat kedua kendaraan terpental ke posisi yang berbeda.
"Posisi akhir kendaraan pertama di lajur 4 dengan keempat roda di atas menghadap serong ke timur. Sementara kendaraan kedua di bahu jalan menghadap ke selatan," jelas Jajuli.
Evakuasi dan Penanganan Medis Korban
Petugas dari PJR Tol Jagorawi langsung turun ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi kendaraan yang ringsek. Proses evakuasi berlangsung cepat untuk memulihkan arus lalu lintas yang sempat tersendat.
Pengemudi minibus yang mengalami luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat menggunakan ambulans. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi terkini korban maupun jenis perawatan medis yang dijalaninya.
Kecelakaan akibat pecah ban di jalan tol kerap terjadi akibat kondisi ban yang sudah aus atau tekanan angin yang tidak sesuai. Pengguna jalan tol diimbau untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan, terutama ban, sebelum melakukan perjalanan jauh.