PULANG PISAU — Perayaan Hari Jadi Ke-24 Kabupaten Pulang Pisau tahun 2026 diwarnai dengan gelaran Huma Betang Night (HBN) di Stadion H.M. Sanusi. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran yang hadir langsung dalam acara tersebut justru menyelipkan pesan serius di tengah sukacita warga.
Di hadapan masyarakat, Agustiar Sabran mengingatkan bahwa Provinsi Kalimantan Tengah kini memasuki puncak musim kemarau. Ia meminta warga Pulang Pisau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap karhutla, terutama karena wilayah tersebut merupakan daerah gambut yang rawan terbakar.
Pesan Gubernur: Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan
"Kepada masyarakat Kabupaten Pulang Pisau, tingkatkan kewaspadaan dari hal kecil, seperti berhati-hati untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan karena daerah kita ini adalah daerah gambut, jangan sampai terjadi lagi kabut asap," pesan Gubernur Agustiar Sabran dalam sambutannya.
Imbauan itu disampaikan tak lama setelah dirinya dan rombongan tiba di lokasi acara. Turut mendampingi Gubernur, Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Johni Sonder, serta sejumlah kepala OPD di lingkup Pemprov Kalteng.
HBN Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penguatan UMKM
Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i menjelaskan bahwa Huma Betang Night merupakan rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Pulang Pisau. Tahun ini, acara mengusung tema “Sinergitas Melestarikan Budaya dan Penguatan UMKM”.
Menurut Bupati, perhelatan ini diharapkan menjadi wadah untuk melestarikan seni budaya lokal dan kearifan lokal. Selain itu, kata dia, HBN juga digadang-gadang sebagai penggerak perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM.
Sementara itu, Wakil Gubernur Edy Pratowo dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Pemprov Kalteng untuk ikut memeriahkan sukacita masyarakat Pulang Pisau. Menurutnya, semangat Huma Betang yang diusung dalam acara ini mampu membangkitkan kebersamaan dan menggerakkan seluruh potensi usaha masyarakat.
Semangat Kebersamaan di Tengah Ancaman Karhutla
“Huma Betang Night membawa kebersamaan dan semangat Huma Betang serta menggerakkan semua potensi usaha masyarakat di daerah agar dapat bergerak bersama-sama untuk membangkitkan perekonomian,” ujar Wagub Edy Pratowo.
Acara yang berlangsung di Stadion H.M. Sanusi itu juga dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Kalteng. Meski perayaan berlangsung meriah, imbauan Gubernur soal karhutla menjadi pengingat bahwa kewaspadaan tetap harus dijaga, terutama di tengah kondisi cuaca yang kering.