Pencarian

Dua Penalti Gagal di Piala Dunia 2026, Argentina Mulai Pertanyakan Peran Messi sebagai Eksekutor

Minggu, 12 Juli 2026 • 01:59:31 WIB
Dua Penalti Gagal di Piala Dunia 2026, Argentina Mulai Pertanyakan Peran Messi sebagai Eksekutor
Lionel Messi gagal mengeksekusi dua penalti di Piala Dunia 2026.

KALIMANTAN TENGAH — KANSAS – Kemenangan dramatis Argentina atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 menyisakan satu masalah serius di lini depan: kegagalan Lionel Messi mengeksekusi penalti. Tendangan La Pulga mampu dibaca kiper Mostafa Shobeir, menjadikannya kegagalan kedua di ajang yang sama setelah sebelumnya gagal saat melawan Austria di fase grup.

Rekor Manis Berbanding Lurus dengan Catatan Buruk dari Titik Putih

Di balik performa heroik Messi yang menginspirasi comeback 3-2, statistik penaltinya justru memprihatinkan. Megabintang Inter Miami itu kini menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang gagal mencetak dua penalti pada waktu normal dalam satu edisi turnamen.

Messi sendiri mengaku sangat terpukul dengan kegagalan tersebut. Meski begitu, ia tetap menjadi aktor kunci kemenangan Argentina dengan torehan satu gol dan satu assist yang membantunya memecahkan rekor baru.

Pemecah Rekor Tertua dan Raja Assist Baru Piala Dunia

Pada laga melawan Mesir, Messi mencatatkan diri sebagai pemain tertua yang mampu mencetak gol dan assist dalam satu pertandingan Piala Dunia. Selain itu, koleksi sembilan assistnya sepanjang karier di turnamen ini resmi melampaui legenda Diego Maradona. Dua rekor itu seolah menjadi penutup manis di tengah sorotan tajam pada kemampuannya sebagai algojo penalti.

Keputusan Besar Menanti Scaloni Jelang Perempat Final

Pertanyaan kini mengarah ke pelatih Lionel Scaloni: haruskah ia mencabut tugas penalti dari Messi? Dengan dua kegagalan beruntun di turnamen yang sama, tekanan untuk mengganti eksekutor semakin besar. Argentina akan menghadapi lawan yang lebih berat di perempat final, dan satu kesalahan dari titik putih bisa berakibat fatal.

Belum ada pernyataan resmi dari staf kepelatihan soal perubahan eksekutor. Namun, publik Argentina mulai bersuara keras: mempertahankan Messi sebagai pengambil penalti adalah risiko yang mungkin tidak sebanding dengan status legendanya.

Bagikan
Sumber: sports.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks