KALIMANTAN TENGAH — Chelsea memberikan debut kepada Mahdi-Nicoll Jazuli pada laga kontra Brentford di lanjutan Liga Inggris, Sabtu (19/9) dini hari WIB. Gelandang berusia 16 tahun 225 hari itu masuk sebagai pengganti Valentin Barco di menit ke-87 dan mencatatkan diri sebagai pemain pertama kelahiran 2010 yang tampil di Premier League.
Jazuli masuk dari bangku cadangan saat laga memasuki menit akhir. Kehadirannya di lapangan melengkapi kepercayaan manajer Xabi Alonso terhadap pemain akademi Chelsea untuk ikut merasakan atmosfer pertandingan tim utama.
Mahdi-Nicoll Jazuli lahir di Sydney pada 6 Januari 2010. Ia kemudian pindah ke London dan menimba ilmu di Chelsea sejak usia enam tahun.
Di level internasional, Jazuli sudah memperkuat Timnas Inggris U-17. Posisi aslinya adalah gelandang tengah, peran yang membuatnya diproyeksikan sebagai pengatur tempo di lini tengah The Blues pada masa mendatang.
Catatan usia Jazuli menjadikannya pemain termuda Chelsea yang debut di era Premier League. Angka 16 tahun dan 225 hari menegaskan arah kebijakan Alonso yang memberi ruang bagi pemain akademi untuk naik ke skuad utama.
Keputusan memasukkan Jazuli di menit ke-87 juga menunjukkan bahwa Alonso tidak sekadar membawa pemain muda untuk mengisi bangku cadangan. Ia diberi menit bermain nyata di kompetisi seketat Premier League.
Meski menorehkan sejarah sebagai pemain pertama kelahiran 2010 di Premier League, Jazuli bukan debutan termuda di kompetisi tersebut. Rekor itu masih dipegang pemain Arsenal, Ethan Nwaneri, yang debut pada 2022 di usia 15 tahun 181 hari.
Selisih usia keduanya terpaut sekitar satu tahun. Namun pencapaian Jazuli tetap punya makna tersendiri karena ia menjadi penanda generasi baru pemain yang lahir di dekade 2010-an mulai menembus kompetisi elite Inggris.
Perjalanan Jazuli di Chelsea terbilang panjang. Sejak bergabung di usia enam tahun, ia melewati berbagai kelompok umur akademi sebelum akhirnya dipercaya masuk skuad utama musim ini.
Faktor kedekatan dengan lingkungan London setelah pindah dari Sydney turut membantunya beradaptasi. Kini ia tercatat sebagai salah satu nama yang masuk radar pengamat muda Premier League.
Debut Jazuli menambah daftar pemain muda yang mendapat kesempatan di bawah asuhan Xabi Alonso. Jika menit bermainnya terus bertambah, bukan tidak mungkin ia menjadi bagian tetap rotasi Chelsea pada sisa musim ini.