RSUD Muara Teweh Kirim Dokter Spesialis Kulit Layani Korban Luka Bakar Kebakaran Liang Buah

Penulis: Gunawan Susilo  •  Kamis, 17 September 2026 | 10:26:01 WIB

RSUD Muara Teweh bersama Pemerintah Kecamatan Teweh Baru menggelar pelayanan kesehatan bergerak bagi warga terdampak kebakaran di Desa Liang Buah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Pelayanan menyasar seorang korban luka bakar bernama Jawaw yang rumahnya ikut terbakar dalam musibah yang menghanguskan empat rumah di desa tersebut. Dokter spesialis kulit dan kelamin diterjunkan langsung untuk memeriksa dan memantau kondisi korban.

MUARA TEWEH — Pelayanan kesehatan bergerak digelar RSUD Muara Teweh bersama Pemerintah Kecamatan Teweh Baru di Desa Liang Buah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Kegiatan dipimpin Plt Camat Teweh Baru yang juga Plh Direktur RSUD Muara Teweh, drg. Dwi Agus Setijowati, dengan membawa rombongan bidang pelayanan medik rumah sakit.

Empat rumah di Desa Liang Buah hangus terbakar pada Jumat (11/9). Seorang warga bernama Jawaw mengalami luka bakar dalam musibah tersebut dan menjadi fokus utama pelayanan kesehatan kali ini.

Dokter Spesialis Kulit Turun Langsung Periksa Korban

Rombongan RSUD Muara Teweh turut didampingi dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Rusdin Isnain Makbul, Sp.DVE. Dokter spesialis itu melakukan pemeriksaan sekaligus memberikan pelayanan medis terhadap korban luka bakar.

"Kami hadir langsung ke Desa Liang Buah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak musibah, khususnya Jawaw yang mengalami luka bakar. Ini merupakan bentuk kepedulian dan fungsi sosial pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ujar Dwi Agus.

Menurut Dwi Agus, kondisi korban luka bakar perlu perhatian dan pemantauan berkelanjutan agar proses pemulihan berjalan baik. Karena itu, dokter spesialis dilibatkan supaya kondisi pasien dapat diperiksa lebih menyeluruh.

Pelayanan Dijangkau ke Tempat Tinggal Warga Terdampak

Pelayanan kesehatan tidak hanya berorientasi pada fasilitas kesehatan. RSUD Muara Teweh menilai warga dalam kondisi tertentu membutuhkan pelayanan langsung di tempat tinggalnya.

"Untuk korban luka bakar, tentunya perlu dilakukan pemeriksaan dan pemantauan. Karena itu, dokter spesialis kami ikut turun langsung sehingga kondisi pasien dapat diperiksa secara lebih menyeluruh," jelas Dwi Agus.

Pelayanan kesehatan bergerak disebut sebagai bagian dari upaya RSUD Muara Teweh menjalankan fungsi sosial. Langkah itu sekaligus memastikan masyarakat yang mengalami musibah tetap mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Kami berharap pelayanan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Pemerintah dan RSUD akan terus berupaya memberikan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat," ujar dia.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top