KALIMANTAN TENGAH — Huawei memperkenalkan MatePad Air (2026) sebagai penerus lini MatePad Air di Indonesia. Tablet ini mengusung tagline "Ultra-Thin PC-like Tablet Made for Everything You Do with AI" dan dirancang untuk pengguna yang membutuhkan perangkat portabel dengan kemampuan mendekati laptop.
Ketebalan bodinya 5,3 mm dengan bobot 509 gram. Saat dipasangkan Smart Magnetic Keyboard, bobot totalnya menjadi 817 gram. Paket ini juga mendukung HUAWEI M-Pencil Pro dan mouse, sehingga pengguna bisa berpindah dari mengetik dokumen, mencatat ide, membuat konten, hingga presentasi dalam satu ekosistem terintegrasi.
Huawei menanamkan sejumlah fitur AI yang menyasar alur kerja kantor dan belajar. Pada aplikasi WPS Office, tersedia AI Summarize untuk merangkum dokumen PDF panjang, menerjemahkan teks berbagai bahasa, dan menjelaskan istilah lewat kamus online.
Fitur AI Smart Create & Edit di Docs membantu menyusun artikel dan menyempurnakan tulisan. Ada juga fungsi PC-level seperti custom margins dan wireless printing. Untuk presentasi, AI Generate Slides dapat membuat materi slide dari prompt singkat, lalu ditampilkan ke layar eksternal via Display Out. Pengendalian presentasi bisa dilakukan dengan Air Mouse pada M-Pencil Pro.
Pengelolaan anggaran dan data ditangani AI Sheets Assistant, didukung fitur Pivot Tablet dan visual chart. Sementara HUAWEI Notes AI mencakup speech-to-text, identifikasi pembicara, handwriting enhancement, dan equation recognition untuk kebutuhan rapat atau kelas.
Untuk kreator, GoPaint menyediakan AI Creative Studio dengan fitur AI Color Card, Animation, Rotation Brush, dan Splatter. Huawei juga menyertakan dukungan aplikasi pihak ketiga seperti Gout Math App untuk belajar, Filmora dan CapCut untuk penyuntingan video, serta ChatGPT dan Gemini AI sebagai AI generatif.
MatePad Air (2026) memakai layar 2,8K OLED Eye-Soothing PaperMatte berukuran 12 inci dengan refresh rate hingga 144 Hz. Rasio layar-ke-bodi mencapai 92%, menyajikan area kerja lapang dan pengalaman visual imersif.
Teknologi PaperMatte Display memberi sensasi menulis seperti di atas kertas. Lapisan anti-glare dan anti-reflection diklaim meningkat hingga 20% untuk mengurangi pantulan cahaya, termasuk saat digunakan di bawah sinar matahari langsung. Huawei juga menyematkan teknologi eye-comfort display agar mata tetap nyaman selama sesi kerja panjang.
Untuk audio, tablet ini dilengkapi HUAWEI SOUND dengan enam speaker. Kombinasi layar dan audio tersebut menempatkan MatePad Air (2026) sebagai perangkat hiburan sekaligus alat kerja.
Struktur internal tablet dioptimalkan agar tetap bertenaga meski bodinya sangat tipis. Tampilannya diperkuat Pearlescent Sheen E-Coating Process 2.0 dan desain kamera Star Orbit DECO yang memberi kesan modern.
Langkah Huawei membawa MatePad Air (2026) ke Indonesia mempertegas persaingan di segmen tablet premium. Produsen lain seperti Samsung, Apple, dan Xiaomi juga aktif memperkuat lini tablet dengan fitur AI dan aksesori keyboard. Bagi pelaku bisnis digital dan pekerja mobile, pilihan tablet yang makin matang bisa menjadi alternatif laptop untuk tugas-tugas ringan hingga menengah.
Huawei belum merinci jadwal rollout bertahap atau ketersediaan varian warna di pasar Indonesia. Informasi harga dan tanggal penjualan resmi diperkirakan menyusul melalui kanal resmi Huawei Indonesia.