KALIMANTAN TENGAH — Angka tersebut memecahkan rekor internal MG yang sebelumnya dipegang MG4. Model itu butuh waktu 39 menit 37 detik untuk mengumpulkan 10.000 pesanan.
Di pasar China, MG 07 ditawarkan dalam dua jenis penggerak. Versi listrik murni (BEV) tersedia dengan dua jarak tempuh berdasarkan standar CLTC, yakni 650 km dan 845 km.
Varian tertinggi BEV memakai motor listrik 315 hp, baterai 91 kWh, dan arsitektur kelistrikan 800V. Arsitektur ini mendukung pengisian cepat 5C.
Sementara versi PHEV menggabungkan mesin bensin 1.500 cc dengan motor listrik 204 hp. Jarak tempuh listriknya mencapai 245 km CLTC, sedangkan jarak tempuh total menyentuh 1.745 km.
MG juga menyematkan teknologi LiDAR pada sejumlah varian MG 07. Perangkat ini menopang sistem bantuan berkendara di model tersebut.
Kombinasi LiDAR dan arsitektur 800V menempatkan MG 07 di segmen sedan fastback yang mulai mengadopsi perangkat sensor canggih. MG belum merinci varian mana saja yang mendapat LiDAR.
Di China, MG 07 dijual mulai 108.900 yuan atau sekitar Rp 280 jutaan. Dengan subsidi, harganya turun menjadi 105.900 yuan atau sekitar Rp 270 jutaan.
Selisih harga setelah subsidi sekitar 3.000 yuan. Angka ini berlaku di pasar China dan belum tentu sama bila model masuk ke pasar lain.
Tingginya permintaan membuat MG harus memperhatikan kapasitas produksi. MG mengklaim lebih dari 45% pesanan awal berasal dari varian tertinggi.
Dominasi varian tertinggi menunjukkan pembeli China cenderung memilih konfigurasi dengan jarak tempuh dan fitur paling lengkap.
Pengiriman MG 07 varian 650 km dan PHEV sudah dimulai sejak akhir Agustus 2026. Sementara varian dengan jarak tempuh 845 km dijadwalkan mulai dikirim pada Oktober 2026.
Pemisahan jadwal ini membuat pembeli varian jarak tempuh terjauh harus menunggu lebih lama dibanding pembeli varian 650 km dan PHEV.