Harga Tiket BIGBANG Rp2,9 Juta Dikeluhkan Penonton, FTC Korea Selatan Turun Tangan

Penulis: Irfan Hakim  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 14:32:01 WIB
Penonton konser BIGBANG di Goyang mengeluhkan pandangan terhalang pada tiket kategori termahal F1 dan F2 FLOOR R.

KALIMANTAN TENGAH — Konser yang berlangsung pada 21-23 Agustus 2026 itu menghadirkan keluhan dari pemegang tiket kategori F1 dan F2 FLOOR R. Tiket termahal ini justru dinilai gagal memberikan pengalaman menonton yang sepadan karena pandangan penonton ke arah panggung utama terhalang. Struktur Panggung Jadi Biang Masalah

Keluhan berawal dari keberadaan struktur panggung penghubung antara panggung utama dan panggung tambahan. Berdasarkan denah yang dirilis YG Entertainment, posisi kursi di area F1 dan F2 FLOOR R tampak menjanjikan karena berada di depan panggung utama. Namun realisasinya jauh dari ekspektasi. Struktur penghubung tersebut menghalangi pandangan penonton untuk melihat aksi G-Dragon, Taeyang, dan Daesung secara penuh.

Salah satu akun media sosial mengunggah foto suasana konser yang memperlihatkan sebagian panggung utama tertutup tiang besar. Hal ini memicu perdebatan di antara penggemar. Sebagian menyebut posisi duduk yang kurang tepat, sebagian lain menilai desain panggung yang tidak mempertimbangkan sudut pandang penonton kelas termahal. Alur Pengaduan ke Fair Trade Commission

Persoalan ini tidak berhenti di media sosial. Sejumlah penonton yang merasa dirugikan melaporkan kasus tersebut ke FTC Korea Selatan, lembaga pengawas persaingan usaha dan perlindungan konsumen di Korea Selatan. Laporan tersebut menyoal praktik penjualan tiket yang dinilai tidak transparan karena tidak menginformasikan potensi pandangan terhalang.

FTC Korea Selatan sejauh ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait status penanganan laporan tersebut. Namun langkah penonton membawa kasus ini ke lembaga resmi menunjukkan bahwa kekecewaan tidak hanya soal preferensi tempat duduk, melainkan dugaan pelanggaran hak konsumen atas informasi yang jelas. Respons YG Entertainment dan Dampak ke Konser Berikutnya

YG Entertainment, sebagai promotor sekaligus agensi, belum merilis pernyataan terbuka soal keluhan ini. Tidak ada informasi resmi apakah akan ada kompensasi atau relokasi kursi untuk konser mendatang. Ketidakjelasan ini menjadi catatan penting, terutama menjelang jadwal konser BIGBANG di Jakarta pada 16 Januari 2027.

Tiket kategori serupa berpotensi ditawarkan kembali pada konser di luar Korea Selatan. Jika tidak ada penyesuaian desain panggung atau transparansi denah yang lebih detail, kekhawatiran serupa bisa terulang di kota-kota lain. Pengalaman penonton di Goyang menjadi pelajaran bagi penggemar di Indonesia untuk mencermati detail denah sebelum membeli tiket kategori premium. Evaluasi Skema Penjualan Tiket Konser

Kasus ini membuka diskusi lebih luas tentang praktik penjualan tiket konser global. Harga tinggi tidak serta-merta menjamin kualitas pandangan terbaik jika desain panggung dan penempatan kursi tidak dirancang dengan cermat. Dalam kasus BIGBANG, keluhan ini muncul dari kategori tiket paling mahal, justru memperkuat tuntutan penonton akan kompensasi atau solusi yang jelas.

Belum ada keterangan resmi mengenai langkah lanjutan YG Entertainment untuk menanggapi laporan di FTC. Yang jelas, reputasi dan kepercayaan penggemar ikut dipertaruhkan. Konser berikutnya di Jakarta perlu menunjukkan apakah ada perbaikan nyata atau keluhan serupa kembali mencuat.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top