Tekiro Mechanic Competition 2026 Catat Rekor Dunia, 89 Ribu Siswa SMK Unjuk Kemampuan Otomotif

Penulis: Joko Purnomo  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:56:01 WIB
Rekor dunia Guinness World Records resmi diraih Tekiro Mechanic Competition 2026 dengan total 89 ribu peserta siswa SMK dari 544 sekolah di Indonesia.
mekanik otomotif terbesar di dunia. Tekiro Mechanic Competition 2026 resmi tercatat di Guinness World Records dengan total 89 ribu peserta siswa SMK, menggeser posisi penyelenggaraan event serupa di tingkat global. ISI:

KALIMANTAN TENGAH — Pencapaian bersejarah ini diumumkan di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (1/8/2026). Official Adjudicator Guinness World Records, Tomomi Sekioka, menyerahkan sertifikat langsung kepada Presiden Direktur PT Altama Surya Anugerah, Oscar Sutjiadi.

Rekor ini bukan sekadar seremoni. Data penyelenggara mencatat, ajang tahun ini diikuti lebih dari 89 ribu siswa dari 544 sekolah menengah kejuruan (SMK) di berbagai daerah. Angka tersebut merupakan akumulasi dari rangkaian seleksi yang berlangsung sejak Maret hingga April 2026.

Lebih dari Sekadar Mencari Juara

Bagi Tekiro, rekor dunia ini adalah buah konsistensi kompetisi yang digelar sejak 2022. Total partisipan selama empat tahun penyelenggaraan bahkan telah menembus angka 252 ribu siswa.

"Pencapaian rekor dunia ini merupakan buah dari dedikasi panjang Tekiro dalam mendukung ekosistem dunia otomotif di Tanah Air. Melalui kompetisi ini kami ingin mendorong peningkatan standar kemampuan teknis para peserta sesuai kebutuhan industri," ujar Oscar dalam rilis resmi yang diterima redaksi.

Kompetisi ini dirancang sebagai wadah pengukuran kemampuan teknis siswa SMK otomotif agar selaras dengan perkembangan industri. Para peserta dituntut membuktikan kompetensinya di hadapan juri, bukan semata mengejar gelar juara.

Materi Uji dari Kelistrikan hingga

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top