Generasi Muda Tak Lagi Kenal Lima Fitur Mobil Klasik Ini, dari Kunci Kontak Fisik hingga Antena Tarik

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 17:38:01 WIB
Antena radio tarik pada mobil klasik kini sudah jarang ditemukan di kendaraan modern.

Fitur-fitur yang dulu menjadi kebanggaan pemilik mobil—atau sekadar alat bantu navigasi—kini hanya bisa ditemukan di museum otomotif atau video YouTube. Bagi pengemudi yang lahir sebelum tahun 2000, benda-benda ini mungkin biasa saja. Tapi bagi anak muda yang tumbuh dengan smartphone dan mobil listrik, lima fitur berikut bisa jadi teka-teki.

Antena Radio Tarik: Dari Tiang Besi ke Sirip Hiu

Sebelum antena sirip hiu atau antena yang menyatu dengan kaca menjadi standar, mobil-mobil lawas punya antena tiang yang bisa ditarik keluar secara manual. Pengemudi harus memutar kenop atau menarik tiang besi tipis itu begitu masuk ke area dengan sinyal radio lemah.

Sekarang, antena model ini nyaris punah. Mobil modern menyembunyikan antena di balik bodi atau menggunakan sirip kecil di atap yang tidak perlu diutak-atik.

Kunci Kontak Fisik: Bukan Sekadar Tombol Start

Generasi Z mungkin terbiasa menekan tombol "Engine Start/Stop" atau bahkan cukup mendekatkan kunci pintar ke dashboard. Namun mobil era 1980-an hingga awal 2000-an masih mengandalkan kunci logam yang dimasukkan ke lubang kontak di setir, lalu diputar untuk menyalakan mesin.

Proses memutar kunci hingga posisi "start" sambil mendengar suara starter berputar adalah ritual yang kini perlahan hilang. Beberapa mobil murah di Indonesia masih mempertahankan sistem ini, tapi jumlahnya terus menyusut.

Peta Kertas dan Buku Petunjuk Jalan: GPS Generasi Awal

Sebelum Google Maps dan Waze menguasai dashboard, pengemudi mengandalkan peta kertas yang dilipat rapi di laci dasbor. Buku petunjuk jalan seperti "Peta Jakarta & Sekitarnya" atau atlas jalan tol adalah barang wajib di setiap mobil.

Menavigasi rute tanpa suara petunjuk arah membutuhkan keterampilan membaca peta dan mengingat nama jalan. Fitur ini sudah sepenuhnya digantikan oleh layar sentuh dan suara sintetis yang memberi perintah belok.

Asbak dan Pemantik Rokok: Aksesori yang Kini Dilarang

Hampir setiap mobil produksi 1970-an hingga awal 2000-an dilengkapi asbak di dasbor dan pemantik rokok yang bisa ditekan hingga memanas. Kedua fitur ini dulu dianggap standar, bahkan menjadi opsi wajib di banyak model.

Sekarang, asbak dan pemantik rokok sudah jarang ditemukan. Produsen mobil lebih memilih menyediakan port USB dan tempat penyimpanan botol minum. Beberapa negara bahkan melarang keberadaan asbak di mobil baru karena alasan kesehatan.

Kunci Roda dan Dongkrak Manual: Seni Mengganti Ban Sendiri

Mengganti ban bocor di pinggir jalan dulu adalah keterampilan wajib setiap pengemudi. Kunci roda berbentuk salib dan dongkrak manual yang harus diputar puluhan kali adalah perlengkapan standar di bagasi.

Mobil modern kini banyak yang tidak lagi menyediakan ban serep—cukup dengan sealant atau panggilan layanan derek. Bagi Generasi Alpha, melihat kunci roda dan dongkrak manual mungkin sama anehnya dengan melihat telepon putar.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: slashgear.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top