PALANGKA RAYA — Linae mengatakan peringatan 1 Juni harus dimaknai sebagai momentum memperkuat komitmen kebangsaan, khususnya bagi ASN yang menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat. Menurutnya, Pancasila adalah falsafah dan ideologi yang menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, bukan sekadar lima sila yang dihafalkan.
Linae menekankan ASN memiliki tanggung jawab menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Ia menuntut ASN tidak hanya memahami nilai-nilai tersebut, tetapi juga menerapkannya dalam setiap kebijakan dan tindakan yang dilakukan sehari-hari.
“Peringatan Hari Lahir Pancasila ini merupakan momen istimewa bagi seluruh bangsa Indonesia. Kita diingatkan kembali bahwa Pancasila bukan sekadar lima sila, tetapi merupakan falsafah dan ideologi yang menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.
Linae menambahkan, semangat kesetiaan terhadap Pancasila sejalan dengan pesan Gubernur Kalimantan Tengah. Gubernur meminta seluruh ASN menjadi bagian dari pembangunan daerah dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
“Seperti yang selalu disampaikan Bapak Gubernur, seluruh ASN harus menjadi bagian dari pembangunan Kalimantan Tengah untuk Indonesia. Karena itu, kesetiaan terhadap Pancasila harus terus dijaga dan diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” katanya.
Linae berharap peringatan Hari Lahir Pancasila dapat memperkuat semangat persatuan, integritas, dan pengabdian ASN dalam mendukung pembangunan daerah serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa pelayanan publik yang berlandaskan Pancasila akan menciptakan pemerintahan yang bersih dan berkeadilan.