RTSP Pugar Desa Rangda di Kotawaringin Barat Masuki Tahap Ekspose Laporan Akhir, Ini Dampaknya bagi Warga

Penulis: Hendra Wijaya  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 15:04:54 WIB
Forum ekspose laporan akhir RTSP Pugar Desa Rangda menandai tahap akhir kajian pemugaran permukiman.

KOTAWARINGIN BARAT — Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat melalui dinas terkait tengah memfinalisasi rencana pemugaran permukiman di Desa Rangda. Tahap ekspose laporan akhir kajian Redesain RTSP menjadi sinyal bahwa proyek perbaikan kawasan kumuh ini segera memasuki tahap realisasi.

Apa Dampak Pemugaran bagi Warga Desa Rangda?

Warga yang tinggal di kawasan yang masuk dalam RTSP Pugar akan mendapatkan hunian yang lebih layak. Proses redesain ini memastikan tata letak rumah, drainase, dan akses jalan diperbaiki sesuai standar teknis permukiman yang aman dan sehat.

Selain itu, pemugaran ini juga bertujuan mengurangi risiko bencana seperti banjir dan kebakaran yang kerap melanda permukiman padat di wilayah tersebut.

Mengapa Desa Rangda Dipilih sebagai Lokasi Pemugaran?

Desa Rangda masuk dalam prioritas pemugaran karena kondisi infrastruktur permukiman yang sudah tidak memadai. Kajian awal menunjukkan banyak rumah warga yang berdiri di atas lahan dengan sistem drainase buruk dan akses jalan sempit.

Pemerintah daerah menilai kawasan ini membutuhkan intervensi cepat agar kualitas hidup warga meningkat. Pemugaran ini juga menjadi bagian dari program nasional penataan kawasan kumuh.

Kapan Warga Bisa Mulai Menikmati Hasil Pemugaran?

Setelah ekspose laporan akhir rampung, tahap selanjutnya adalah penetapan desain final dan proses pengadaan lahan jika diperlukan. Jika tidak ada kendala, pembangunan fisik diperkirakan bisa dimulai dalam beberapa bulan ke depan.

Warga diimbau untuk bersiap mendukung proses relokasi sementara jika diperlukan selama masa konstruksi.

Bagaimana Warga Bisa Berpartisipasi dalam Proses Ini?

Pemerintah daerah membuka ruang partisipasi warga melalui forum musyawarah desa. Warga dapat menyampaikan usulan terkait tata letak rumah dan fasilitas umum yang dibutuhkan.

“Kami ingin hasil pemugaran benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga, bukan sekadar proyek fisik,” ujar salah satu pejabat dinas terkait dalam forum ekspose.

Berapa Luas Kawasan yang Akan Dipugar?

Kajian RTSP Pugar ini mencakup satu kawasan permukiman di Desa Rangda. Luas pastinya akan diumumkan setelah laporan akhir disahkan. Namun, dari data awal, kawasan ini dihuni oleh puluhan kepala keluarga yang selama ini tinggal di rumah semi-permanen.

Apa Saja Fasilitas yang Akan Dibangun?

Dalam redesain RTSP, sejumlah fasilitas akan ditambahkan, antara lain:

  • Jalan lingkungan dengan rabat beton atau hotmix
  • Sistem drainase terpadu untuk mencegah genangan
  • Ruang terbuka hijau sebagai area sosial warga
  • Perbaikan sanitasi dan akses air bersih

RTSP Pugar akan Berlangsung Berapa Lama?

Proyek pemugaran ini direncanakan berlangsung dalam beberapa tahap. Tahap pertama difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar, baru kemudian dilanjutkan dengan perbaikan rumah warga. Target penyelesaian keseluruhan masih menunggu keputusan akhir dari pemerintah daerah.

Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: radarsampit.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top