KOTAWARINGIN BARAT — Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat melalui dinas terkait tengah memfinalisasi rencana pemugaran permukiman di Desa Rangda. Tahap ekspose laporan akhir kajian Redesain RTSP menjadi sinyal bahwa proyek perbaikan kawasan kumuh ini segera memasuki tahap realisasi.
Warga yang tinggal di kawasan yang masuk dalam RTSP Pugar akan mendapatkan hunian yang lebih layak. Proses redesain ini memastikan tata letak rumah, drainase, dan akses jalan diperbaiki sesuai standar teknis permukiman yang aman dan sehat.
Selain itu, pemugaran ini juga bertujuan mengurangi risiko bencana seperti banjir dan kebakaran yang kerap melanda permukiman padat di wilayah tersebut.
Desa Rangda masuk dalam prioritas pemugaran karena kondisi infrastruktur permukiman yang sudah tidak memadai. Kajian awal menunjukkan banyak rumah warga yang berdiri di atas lahan dengan sistem drainase buruk dan akses jalan sempit.
Pemerintah daerah menilai kawasan ini membutuhkan intervensi cepat agar kualitas hidup warga meningkat. Pemugaran ini juga menjadi bagian dari program nasional penataan kawasan kumuh.
Setelah ekspose laporan akhir rampung, tahap selanjutnya adalah penetapan desain final dan proses pengadaan lahan jika diperlukan. Jika tidak ada kendala, pembangunan fisik diperkirakan bisa dimulai dalam beberapa bulan ke depan.
Warga diimbau untuk bersiap mendukung proses relokasi sementara jika diperlukan selama masa konstruksi.
Pemerintah daerah membuka ruang partisipasi warga melalui forum musyawarah desa. Warga dapat menyampaikan usulan terkait tata letak rumah dan fasilitas umum yang dibutuhkan.
“Kami ingin hasil pemugaran benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga, bukan sekadar proyek fisik,” ujar salah satu pejabat dinas terkait dalam forum ekspose.
Kajian RTSP Pugar ini mencakup satu kawasan permukiman di Desa Rangda. Luas pastinya akan diumumkan setelah laporan akhir disahkan. Namun, dari data awal, kawasan ini dihuni oleh puluhan kepala keluarga yang selama ini tinggal di rumah semi-permanen.
Dalam redesain RTSP, sejumlah fasilitas akan ditambahkan, antara lain:
Proyek pemugaran ini direncanakan berlangsung dalam beberapa tahap. Tahap pertama difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar, baru kemudian dilanjutkan dengan perbaikan rumah warga. Target penyelesaian keseluruhan masih menunggu keputusan akhir dari pemerintah daerah.