KUALA KAPUAS — Bangunan eks Kantor Cabang Bank Kalteng yang selama ini berada di kompleks RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo akan disulap menjadi kantor manajemen rumah sakit. Sementara itu, rumah dinas bank di sekitar lokasi yang sama juga dialihfungsikan menjadi rumah dinas bagi dokter spesialis.
Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, meninjau langsung lokasi baru yang akan ditempati Bank Kalteng pada Selasa (13/8). Ia menyebut titik baru di simpang Jalan Patih Rumbih dan Jalan Keruing lebih strategis dan mudah dijangkau masyarakat.
“Lokasi baru ini lebih representatif karena berada di kawasan strategis, tepat di simpang Jalan Patih Rumbih dan Jalan Keruing, sehingga lebih mudah dijangkau masyarakat,” ujarnya.
Dengan adanya relokasi ini, Pemkab Kapuas tidak hanya menambah ruang manajerial. Gedung lama kantor RSUD yang sebelumnya digunakan untuk administrasi juga akan difungsikan kembali sebagai area pelayanan kesehatan masyarakat.
Kebijakan ini diyakini bisa menambah kapasitas rawat inap maupun poliklinik, sekaligus meningkatkan kenyamanan pasien yang berobat. Lokasi rumah dinas dokter yang langsung terhubung dengan area rumah sakit dinilai mempercepat akses tenaga medis saat dibutuhkan.
“Kantor Bank Kalteng dan rumah jabatan terhubung dengan kawasan RSUD. Tinggal membuka pagar di sisi belakang, akses sudah langsung menuju rumah sakit,” jelas Wiyatno.
Pembangunan kantor Bank Kalteng Cabang Kapuas yang baru akan menggunakan dana deviden hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dari total deviden yang tersedia, sebesar 50 persen atau Rp 6,9 miliar dialokasikan untuk proyek ini.
“Itu yang akan kita gunakan untuk membangun kantor Bank Kalteng Cabang Kapuas,” kata bupati. Separuh sisanya digunakan untuk penambahan penyertaan modal guna memperkuat layanan perbankan di daerah.
Pemkab Kapuas optimistis relokasi ini membawa dampak positif bagi dua sektor sekaligus. Satu sisi, RSUD mendapatkan ruang lebih luas tanpa perlu membangun gedung baru dari nol. Di sisi lain, Bank Kalteng mendapatkan kantor yang lebih terbuka dan mudah diakses nasabah.
“Dengan lokasi baru yang lebih strategis serta pengembangan fasilitas rumah sakit, pemerintah daerah optimistis pelayanan kepada masyarakat, penataan dan pengembangan kota akan semakin maksimal,” demikian Wiyatno.