Wakil Bupati Kotim Irawati Tegaskan Madrasah Jadi Benteng Moral di Tengah Arus Globalisasi

Penulis: Irfan Hakim  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15:50 WIB
Wakil Bupati Kotim Irawati menegaskan madrasah sebagai benteng moral di era globalisasi.

SAMPIT — Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati menyebut madrasah memiliki peran strategis yang tidak bisa diabaikan dalam sistem pendidikan daerah. Menurutnya, di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, lembaga pendidikan berbasis agama menjadi benteng penting untuk menjaga karakter generasi penerus bangsa.

Pernyataan itu disampaikan Irawati saat menghadiri acara pelepasan siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kotawaringin Timur Tahun Ajaran 2025/2026 di Gedung Serbaguna Sampit, Selasa (19/5/2026).

Pendidikan Bukan Sekadar Infrastruktur Fisik

Irawati menegaskan, kemajuan suatu wilayah tidak bisa diukur hanya dari pembangunan infrastruktur fisik semata. Kualitas sumber daya manusia, menurutnya, adalah indikator utama keberhasilan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Keberhasilan daerah sangat ditentukan oleh bagaimana kita menyiapkan generasi muda hari ini,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjut Irawati, terus berupaya memastikan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. Upaya tersebut mencakup peningkatan sarana dan prasarana, pemerataan layanan dari perkotaan hingga pedesaan, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

Madrasah dan Keseimbangan Akademik-Akhlak

Irawati menilai madrasah mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas harus berjalan seimbang antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan akhlak.

“Pendidikan yang berkualitas harus berjalan seimbang antara ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter. Madrasah memiliki peran penting dalam hal ini,” tambahnya.

Pemerintah daerah berkomitmen terus mendorong penguatan kualitas lembaga pendidikan, termasuk madrasah, agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.

Tanggung Jawab Bersama, Bukan Hanya Pemerintah

Irawati mengingatkan bahwa keberhasilan dunia pendidikan tidak bisa dicapai oleh pemerintah semata. Sinergi dan kolaborasi dari sekolah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat luas mutlak diperlukan.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Kita harus bergandengan tangan menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak-anak kita,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Irawati menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik yang telah berperan besar membimbing para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan di tingkat madrasah tsanawiyah. Ia berharap para lulusan dapat menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal ilmu dan akhlak yang kokoh.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: kaltengekspres.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top