Resepsi Milad ke-109 ‘Aisyiyah di Palangka Raya, Komitmen Dakwah Kemanusiaan di Tengah Krisis Moral dan Sosial

Penulis: Gunawan Susilo  •  Senin, 18 Mei 2026 | 12:24:01 WIB
Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah menggelar Resepsi Milad ke-109 di Palangka Raya.

PALANGKARAYA — Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah (PWA Kalteng) menggelar Resepsi Milad ke-109 di Aula Kampus III Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Sabtu (16/5/2026). Acara mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, yang dinilai relevan dengan dinamika sosial saat ini.

Krisis Moral dan Konflik Kemanusiaan Jadi Sorotan

Ketua PW ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah, Dr. Sanawiah, menyebut tema milad kali ini merespons langsung tantangan zaman. Menurutnya, dunia tengah menghadapi konflik kemanusiaan, krisis moral, ketimpangan sosial, hingga perubahan sosial yang berlangsung cepat.

“Dalam situasi seperti ini, ‘Aisyiyah hadir untuk meneguhkan dakwah yang tidak hanya menyeru, tetapi juga merangkul dan menghadirkan solusi nyata,” ujar Sanawiah dalam sambutannya.

13 Daerah, 43 Cabang, dan 16 Ranting Bergerak di Berbagai Sektor

Di Kalimantan Tengah, ‘Aisyiyah telah memiliki 13 pimpinan daerah, 43 cabang, dan 16 ranting. Organisasi ini bergerak di enam bidang utama: dakwah, pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.

Di bidang dakwah, program yang dijalankan meliputi pengajian, pembinaan mualaf, pelatihan mubalighat, hingga dakwah digital melalui media sosial organisasi. Sementara di sektor pendidikan, ‘Aisyiyah mengelola puluhan PAUD, dua SD ‘Aisyiyah, PKBM, dan Sekolah Lansia Mentari ‘Aisyiyah Palangka Raya.

Klinik Pratama hingga Pos Bantuan Hukum untuk Perempuan

Di sektor kesehatan, PWA Kalteng mengembangkan Klinik Pratama ‘Aisyiyah, edukasi kesehatan reproduksi perempuan, deteksi dini kanker serviks, serta program akses air bersih bekerja sama dengan KIAT. Bidang kesejahteraan sosial menjalankan Biro Konsultasi Keluarga Sakinah (BIKSA), layanan lansia, santunan sosial, dan pendampingan korban bencana.

Untuk bidang hukum dan HAM, Pos Bantuan Hukum (Posbakum) ‘Aisyiyah aktif memberikan layanan hukum, pelatihan paralegal, penyuluhan di sekolah, hingga pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Palangka Raya.

Kaderisasi dan Digitalisasi Jadi Tantangan Utama

Sanawiah mengakui perjalanan organisasi masih menghadapi sejumlah hambatan. Luasnya wilayah Kalimantan Tengah, keterbatasan sumber daya manusia, penguatan pendanaan, serta percepatan digitalisasi dan kaderisasi menjadi pekerjaan rumah.

“Inilah capaian kinerja dan program ‘Aisyiyah Kalteng yang sudah dilakukan, namun kita juga menyadari bahwa perjalanan ini tidak tanpa tantangan,” ungkapnya. Ia berharap Milad ke-109 menjadi momentum konsolidasi dan akselerasi gerakan agar semakin berdampak luas bagi masyarakat.

Literasi Digital bagi Ibu: Kunci Mendampingi Anak di Era Teknologi

Dalam resepsi tersebut, Tablig Akbar Milad diisi oleh Koordinator Divisi Pembinaan Mubalighat Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Nur Hidayani. Ia menyoroti pentingnya literasi digital bagi para ibu agar mampu mendampingi anak secara bijak di tengah perkembangan teknologi informasi.

“Pendekatan kasih sayang menjadi kunci utama dalam mendidik maupun berdakwah kepada anak, dengan prinsip asah, asih, dan asuh,” terangnya.

Acara turut dihadiri jajaran Ketua TP PKK Provinsi Kalteng, pimpinan pusat ‘Aisyiyah, pimpinan wilayah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, kader organisasi, tokoh perempuan, serta tamu undangan dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: suaramuhammadiyah.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top