MUARA TEWEH — Festival Budaya Isen Mulang bukan sekadar ajang perlombaan tahunan bagi Kabupaten Barito Utara. Bupati H. Shalahuddin, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Eveready Noor, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat identitas budaya daerah dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya Dayak.
“Semangat Isen Mulang harus menjadi motivasi untuk tampil maksimal, percaya diri, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan,” ujar Eveready Noor di hadapan para peserta.
Pelepasan kontingen dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), staf ahli bupati, asisten sekda, kepala perangkat daerah, serta official dan pelatih. Seluruh peserta kontingen disebut sebagai duta budaya yang membawa nama baik daerah.
Bupati H. Shalahuddin berpesan agar seluruh anggota kontingen menjaga kesehatan, kekompakan, dan disiplin selama berada di Palangka Raya. Ia juga meminta para peserta untuk tampil percaya diri dan tidak minder.
“Saudara-saudara adalah duta budaya Kabupaten Barito Utara. Karena itu, tunjukkan karakter masyarakat Barito Utara yang ramah, santun, berbudaya, dan penuh semangat kebersamaan,” kata Bupati dalam sambutannya.
Menurut Bupati, semangat “Isen Mulang” yang berarti pantang mundur dan pantang menyerah harus tertanam kuat dalam diri setiap peserta. Ia berharap festival ini dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan antarkabupaten dan antarmasyarakat se-Kalimantan Tengah.
Di akhir sambutannya, Bupati Barito Utara mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh kontingen. Ia berharap para peserta mampu memberikan kemampuan terbaik dalam setiap perlombaan maupun penampilan budaya.
“Tampilkan penampilan terbaik dan jadikan pengalaman ini sebagai sarana belajar serta memperluas persahabatan,” pesan H. Shalahuddin yang disampaikan melalui Asisten Sekda Eveready Noor.
Festival Budaya Isen Mulang merupakan agenda tahunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang mempertemukan seluruh kabupaten/kota untuk berlomba dan menampilkan kekayaan seni, budaya, serta olahraga tradisional khas Dayak.