JAKARTA — Jajaran pengurus Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) tingkat provinsi masa bakti 2026–2030 resmi memulai masa tugasnya. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Sabtu (2/5/2026), yang dihadiri perwakilan dari sejumlah daerah di Indonesia.
Kalimantan Tengah menjadi salah satu provinsi yang melakukan pengukuhan pengurus baru dalam kesempatan tersebut. Pelantikan ini menandai komitmen kolektif untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan kualitas pembinaan olahraga menembak di tingkat daerah.
Selain Kalimantan Tengah, pengurus dari Kalimantan Selatan, DKI Jakarta, Gorontalo, dan Nusa Tenggara Barat juga turut dilantik secara bersamaan. Seluruh jajaran menyatakan ikrar untuk menjalankan tugas organisasi dengan integritas tinggi selama empat tahun ke depan.
Ketua Perbakin Kalimantan Tengah yang baru dilantik, Christian Sancho, menegaskan pihaknya akan segera melakukan konsolidasi internal. Fokus utama kepengurusan periode ini adalah menyusun langkah strategis pembinaan atlet agar mampu bersaing di level nasional.
Persiapan menuju berbagai ajang bergengsi, mulai dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas), Pra PON, hingga puncaknya pada PON 2028 di Nusa Tenggara Barat, menjadi prioritas sejak dini. Sancho optimis Kalimantan Tengah mampu berbicara banyak dalam perebutan medali di masa mendatang.
“Kami menargetkan peningkatan prestasi dan berharap capaian medali ke depan bisa lebih baik dibandingkan hasil sebelumnya,” ujar Christian Sancho usai prosesi pelantikan.
Ketua Umum PB Perbakin dalam amanatnya mengingatkan bahwa organisasi ini memikul tanggung jawab besar dalam menjaga marwah olahraga nasional. Perbakin diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya pehobi, tetapi bertransformasi menjadi kawah candradimuka bagi atlet berprestasi.
“Perbakin bukan sekadar wadah organisasi, melainkan memiliki misi membina dan meningkatkan prestasi olahraga untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa serta memperkuat persatuan,” tegas Ketua Umum PB Perbakin.
Ia juga meminta pengurus di tingkat provinsi untuk serius menggarap potensi atlet lokal. Integritas organisasi menjadi fondasi utama agar program kerja yang telah disusun dapat berjalan efektif dan transparan.
“Pengurus yang baru dikukuhkan harus menjaga integritas organisasi serta serius melakukan pembinaan atlet di daerah masing-masing,” tambahnya.
Seluruh pengurus yang dilantik menyatakan kesiapan untuk bekerja penuh selama masa bakti 2026–2030. Fokus pada peningkatan prestasi olahraga menembak menjadi benang merah dalam komitmen yang diucapkan melalui pembacaan ikrar organisasi.
“Kami siap menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan olahraga menembak nasional,” tegas salah satu perwakilan pengurus dalam ikrar tersebut.
Dengan resminya kepengurusan baru ini, Perbakin Kalimantan Tengah diharapkan segera tancap gas dalam menjaring bibit muda potensial. Langkah ini krusial mengingat persaingan antardaerah dalam cabang olahraga menembak diprediksi akan semakin ketat menjelang kualifikasi PON mendatang.