Palangka Raya Gelar Sendratari Nansarunai Perkuat Identitas Budaya Kalteng

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 01 Mei 2026 | 04:20:06 WIB
Staf Ahli Gubernur Yuas Elko menghadiri Pagelaran Sendratari Nansarunai Usak Jawa di Palangka Raya.

Staf Ahli Gubernur Yuas Elko menghadiri Pagelaran Sendratari Nansarunai Usak Jawa di Panggung Terbuka Taman Budaya Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Jumat (1/5/2026). Acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pelestarian nilai kearifan lokal di tengah arus modernisasi global yang kian masif bagi generasi muda.

PALANGKA RAYA — Staf Ahli Gubernur (Sahli) Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko menghadiri Pagelaran Sendratari Tahun 2026 Nansarunai Usak Jawa “Wusi Tungkau Nansarunai”. Pertunjukan seni kolosal ini dipusatkan di Panggung Terbuka UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah pada Jumat malam (1/5/2026).

Kehadiran Yuas Elko mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk menegaskan bahwa menjaga budaya daerah adalah tanggung jawab kolektif. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar nilai-nilai lokal tidak tergerus perkembangan zaman.

Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, anggota DPR RI Komisi XIII Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah Bias Layar, serta Kepala UPT Taman Budaya Kalteng Wildae Desyanthy Binti. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap penguatan ekosistem seni di Bumi Tambun Bungai.

Menjaga Marwah Sejarah Melalui Seni Pertunjukan

Yuas Elko menyampaikan apresiasi tinggi kepada para seniman, penari, penata musik, hingga panitia penyelenggara yang telah bekerja keras. Ia menilai Sendratari Nansarunai Usak Jawa memiliki nilai estetika tinggi sekaligus sarat akan muatan sejarah dan filosofi mendalam.

“Kisah Nansarunai mengingatkan kita pada perjalanan panjang sejarah, tentang kejayaan, perjuangan, serta semangat pantang menyerah yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi penerus,” ujar Yuas saat membacakan sambutan.

Kisah legendaris Nansarunai dipentaskan dengan apik, menggambarkan kejayaan masa lalu yang menjadi akar identitas masyarakat Dayak. Melalui gerakan tari dan alunan musik tradisional, pesan moral tentang keteguhan hati disampaikan secara visual kepada ratusan penonton yang hadir.

Dukungan Pemerintah Terhadap Inovasi Budaya

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan nyata terhadap pengembangan seni budaya. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan berkelanjutan, fasilitasi ruang kreatif, hingga penyelenggaraan agenda budaya rutin di berbagai tingkatan.

Yuas menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlangsungan warisan leluhur ini. Ia berharap anak muda tidak melupakan akar budayanya dan justru menjadikan seni tradisional sebagai fondasi dalam membentuk jati diri di tengah pergaulan global.

“Jadikan seni tradisional sebagai sumber inspirasi dan identitas diri, sehingga kita tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa yang kaya akan budaya,” tegasnya. Ia meyakini bahwa pengenalan budaya sejak dini akan membentengi generasi penerus dari dampak negatif modernisasi.

Agenda Rutin untuk Promosi Wisata Daerah

Pementasan ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremonial belaka, namun bertransformasi menjadi magnet pariwisata daerah. Dengan kemasan yang menarik dan manajemen pertunjukan yang profesional, sendratari lokal memiliki potensi besar untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara.

Melalui pementasan ini, masyarakat diajak terlibat aktif dalam menjaga warisan berharga yang ditinggalkan para leluhur. Kesadaran publik untuk mencintai produk budaya sendiri menjadi kunci utama keberhasilan pelestarian budaya dalam jangka panjang.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin dalam rangka memperkuat serta mempromosikan budaya daerah, sekaligus menjadi pemantik lahirnya karya-karya inovatif lainnya,” pungkas Yuas Elko menutup sambutannya.

Reporter: Redaksi
Back to top