Implementasi Kartu Huma Betang: Pemprov Kalteng Launching Program Sekolah Gratis

Penulis: Makmuriyanto  •  Kamis, 05 Maret 2026 | 23:20:08 WIB
Pemerintah Provinsi Kalteng meluncurkan program Sekolah dan Kuliah Gratis mulai 2026.

PALANGKA RAYA – Dunia pendidikan di Kalimantan Tengah mencatatkan sejarah baru. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi meluncurkan rangkaian program strategis, mulai dari Sekolah Gratis, Kuliah Gratis, hingga Program Vokasi terintegrasi, di Aula Jaya Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (5/3/2026).

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, M. Reza Prabowo, menegaskan bahwa momentum ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat sektor pendidikan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Tambun Bungai.

Kuliah Gratis dan Sekolah Gratis

Program ini menjadi jawaban nyata pemerintah daerah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Selain membebaskan biaya pendidikan, pemerintah juga menyalurkan bantuan pendukung berupa:

Simpanan Pelajar: Tabungan khusus untuk memotivasi kemandirian finansial siswa.

Perlengkapan Belajar: Paket lengkap berisi tas sekolah, buku, dan alat tulis.

Inovasi Vokasi: Belajar Sambil Menghasilkan

Salah satu program unggulan yang diluncurkan adalah Vokasi, yang merupakan inisiasi langsung Gubernur Kalteng. Program ini dirancang khusus untuk menarik minat generasi muda pada sektor produktif seperti pertanian.

Kuota & Durasi: Tersedia untuk 2.000 peserta dengan masa pendidikan satu tahun (D1).

Metode 30:70: Pembelajaran terdiri dari 30 persen teori di kelas dan 70 persen praktik langsung di lapangan.

Nilai Ekonomis: Peserta tidak hanya belajar, tetapi bisa mendapatkan penghasilan dari hasil tani atau kegiatan produktif yang mereka kerjakan selama praktik lapangan.

"Dengan sistem ini, peserta memperoleh pengalaman kerja nyata. Jika mereka menanam, hasilnya memiliki nilai ekonomi yang bisa dirasakan langsung manfaatnya," jelas Reza Prabowo.

Kolaborasi Lintas Sektor

Keberhasilan program ini didukung oleh sinergi berbagai instansi, mulai dari Dinas Pertanian, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, hingga Dinas Kehutanan. Sektor akademis pun turut terlibat, di mana Universitas Muhammadiyah berperan memberikan dukungan akademik untuk jenjang pendidikan D1 pada program vokasi tersebut.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Kartu Huma Betang nomor empat, yang fokus pada pembukaan peluang lapangan kerja baru. Melalui investasi jangka panjang di bidang pendidikan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis dapat mencetak generasi muda yang terampil, mandiri, dan siap memajukan perekonomian daerah.

Reporter: Makmuriyanto
Back to top