Pencarian

Volvo Siapkan Sedan dan Wagon Listrik Baru, Meluncur 2028 untuk Pasar Global Termasuk AS

Kamis, 16 Juli 2026 • 01:45:01 WIB
Volvo Siapkan Sedan dan Wagon Listrik Baru, Meluncur 2028 untuk Pasar Global Termasuk AS
Volvo menyiapkan dua model kendaraan listrik baru berupa sedan dan wagon yang dijadwalkan meluncur pada 2028 untuk pasar global, termasuk Amerika Serikat.

KALIMANTAN TENGAH — Kabar ini pertama kali diungkapkan oleh Automotive News yang mengutip sumber anonim yang dekat dengan rencana pengembangan Volvo. Meski kedua kendaraan listrik (EV) tersebut saat ini tengah dikembangkan khusus untuk pasar Eropa, proses homologasi untuk masuk ke Amerika Serikat dinilai tidak akan menjadi hambatan besar.

Jika terealisasi, Volvo akan kembali menghadirkan model wagon ke AS setelah menghentikan penjualan V60 dan V90 pada akhir tahun model 2026. Saat ini pabrikan Swedia itu tidak memiliki satu pun model longroof di diler-diler Amerika.

Dua Model Berbasis Platform SPA3, Bisa Disematkan Badge 60 atau 70

Menurut laporan tersebut, kedua EV ini kemungkinan besar akan menggunakan badge seri 60 atau 70. Di luar negeri, Volvo sudah menjual sedan listrik bernama ES90. Karena itu, tak mengejutkan jika versi sedan baru ini disebut ES60, sementara versi wagon bisa dinamai EV60. Varian Cross Country yang lebih gagah untuk wagon juga masuk dalam pertimbangan.

Keduanya akan dirakit di Eropa dan menggunakan arsitektur SPA3 yang sama dengan EX60—SUV listrik yang dijadwalkan meluncur tahun ini. Soal harga, Automotive News memperkirakan banderol awal akan berada di kisaran USD 50.000 atau sekitar Rp 800 jutaan (estimasi kurs Rp 16.000 per USD).

Bos Volvo Yakin Station Wagon Akan Bangkit Kembali

Kabar ini bukan sepenuhnya kejutan. CEO Volvo, Håkan Samuelsson, baru-baru ini menyatakan keyakinannya bahwa station wagon akan mengalami kebangkitan dalam satu dekade ke depan. "Kami percaya pasar mungkin sudah terlalu jauh masuk ke dalam pasar SUV tunggal. Saya rasa 10 tahun dari sekarang, Volvo tidak hanya akan menjual SUV," ujarnya kepada Motor1 dalam sebuah wawancara.

Pernyataan itu kini tampak mulai terbukti. Volvo tampaknya tak perlu menunggu satu dekade penuh untuk menghadirkan kembali wagon ke lini produknya. Dengan volume penjualan yang ditargetkan sekitar 10.000 unit per tahun secara gabungan, Volvo terlihat lebih fokus pada profitabilitas dan penguatan segmen daripada mengejar volume besar.

Saat dimintai konfirmasi, pihak Volvo menolak berkomentar. Namun, laporan ini cukup kuat mengingat arah strategi produk Volvo yang mulai menjauh dari ketergantungan penuh pada SUV.

Bagikan
Sumber: caranddriver.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks