Amran Targetkan Tanam Bahan Baku Etanol Mulai Tahun Depan

Penulis: Gunawan Susilo  •  Selasa, 22 September 2026 | 12:53:01 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan penanaman bahan baku etanol dari singkong, tebu, dan jagung mulai tahun depan.

KALIMANTAN TENGAH — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan penanaman bahan baku etanol dari singkong, tebu, dan jagung mulai berjalan tahun depan. Program ini disiapkan setelah Presiden Prabowo Subianto memberi arahan langsung selama tiga hari berturut-turut, baik lewat rapat terbatas maupun sambungan telepon. Sebanyak 44 bupati menyatakan dukungan, dan pemerintah menyiapkan skema percobaan jagung 1.000 hektare per daerah.

Dukungan politik dari daerah juga mengalir. Sebanyak 44 bupati yang hadir dalam rapat menyatakan kesiapan mereka, dan pemerintah mulai memetakan lokasi penanaman bahan baku di masing-masing wilayah.

Tiga Komoditas Jadi Tulang Punggung

Amran menyebut singkong, tebu, dan jagung sebagai sumber utama bahan baku etanol. Ketiganya dipilih karena sudah akrab dengan petani Indonesia dan bisa ditanam di berbagai jenis lahan.

"Hari ini kami rapat hubungannya etanol sumbernya adalah singkong, tebu, dan jagung. Itu atas arahan Bapak Presiden Republik Indonesia tiga hari berturut-turut ratas maupun ditelepon beliau," kata Amran di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Dari ketiga komoditas itu, tebu disebut Amran punya posisi paling strategis. Pengembangannya dinilai kunci untuk menopang pasokan bahan baku etanol dalam jangka panjang, di samping jagung dan singkong.

Uji Coba Jagung 1.000 Hektare per Bupati

Untuk jagung, Kementerian Pertanian menyiapkan skema percobaan yang melibatkan bupati peserta rapat. Setiap bupati mendapat dukungan menanam jagung di lahan seluas 1.000 hektare.

Hasil panen dari tiap daerah akan dibandingkan. Bupati dengan tanaman jagung paling bagus dan produksi tertinggi akan mendapat tambahan luas tanam pada Januari.

"Nanti kita lihat hasilnya 1.000 hektar satu bupati yang datang. Kita lihat jagungnya yang tanamannya bagus, produksinya tinggi, saya akan tambah di Januari tambah luasan jagung," ujar Amran, yang juga menjabat Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Alat Mesin Pertanian Ikut Disiapkan

Selain benih dan lahan, pemerintah menyiapkan dukungan alat dan mesin pertanian untuk memperkuat penanaman di daerah. Amran menegaskan dukungan itu menyasar seluruh komoditas bahan baku etanol.

"Begitu pula alat mesin pertanian kita berikan mensupport, tetapi yang paling penting adalah tebu," ujarnya.

Penanaman diharapkan sudah dimulai tahun depan setelah tahapan persiapan rampung. Pemerintah kini bergerak menyiapkan produksi bahan baku dari daerah, mulai dari pemetaan lahan hingga distribusi bantuan alat.

Program etanol nasional menyasar pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Jika berjalan sesuai target, singkong, tebu, dan jagung dari lahan petani Indonesia akan menjadi tulang punggung pasokan energi alternatif dalam beberapa tahun ke depan.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: ekonomi.republika.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top