Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Pimpin Salat Istisqa di Palangka Raya, Imbau Warga Tak Bakar Lahan Saat Kemarau

Penulis: Gunawan Susilo  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:37:01 WIB
Ratusan warga mengikuti salat istisqa dan doa bersama di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (26/5/2025).

Ratusan warga Palangka Raya mengikuti salat istisqa dan doa bersama di kawasan Bundaran Besar, Minggu, sebagai ikhtiar batin menghadapi musim kemarau panjang yang memicu kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan upaya fisik penanganan karhutla harus disempurnakan dengan permohonan pertolongan kepada Allah SWT.

PALANGKA RAYA — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memimpin pelaksanaan salat istisqa dan doa bersama di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu. Kegiatan ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI/Polri, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Agustiar menyebut musim kemarau yang terjadi saat ini telah memicu kekeringan dan meningkatkan potensi karhutla yang mengancam kesehatan, lingkungan, serta roda perekonomian warga.

Pemprov Kalteng Sudah Siagakan Personel hingga Operasi Modifikasi Cuaca

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Forkopimda, TNI/Polri, relawan, dan masyarakat telah menjalankan berbagai langkah antisipasi. Upaya itu mencakup penyiagaan personel, pemadaman titik api melalui jalur darat dan udara, hingga operasi modifikasi cuaca.

"Namun, berbagai ikhtiar lahiriah tersebut perlu kita sempurnakan dengan ikhtiar batiniah, yakni berserah diri dan memohon pertolongan Allah SWT," kata Agustiar di Palangka Raya, Minggu.

Momentum Muhasabah di Tengah Ancaman Karhutla

Menurut Agustiar, salat istisqa dan doa bersama menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk melakukan muhasabah, mengoreksi diri, bertaubat, serta memohon ampunan atas berbagai kekhilafan dan dosa. Ia menegaskan manusia adalah makhluk lemah di hadapan Sang Pencipta, sehingga segala ikhtiar fisik perlu disempurnakan dengan ikhtiar batiniah.

Gubernur juga mengingatkan warga untuk menjaga lingkungan selama musim kemarau. Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar serta menggunakan persediaan air bersih secara bijak dan efisien.

Warga Diimbau Pakai Masker Saat Kualitas Udara Memburuk

Imbauan lain disampaikan terkait kesehatan. Agustiar meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk dan menggunakan masker sebagai upaya perlindungan diri.

Kegiatan keagamaan ini menjadi bagian dari rangkaian respons Pemprov Kalteng terhadap fenomena El Nino yang kerap memperparah kekeringan di wilayah yang sebagian besar berupa lahan gambut tersebut.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top