Kapolda Kalteng Uji ATV untuk Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Petuk Katimpun, Sebut Efektif

Penulis: Gunawan Susilo  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:36:32 WIB
Kapolda Kalimantan Tengah menguji coba kendaraan ATV untuk mempercepat pemadaman karhutla di lahan gambut Petuk Katimpun, Palangka Raya.

Polda Kalimantan Tengah menguji coba kendaraan All-Terrain Vehicle (ATV) untuk mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Petuk Katimpun, Palangka Raya. Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menyebut kendaraan ini efektif menjangkau titik api di medan gambut yang sulit dilalui kendaraan roda empat.

PALANGKA RAYA — Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Minggu. Dalam kunjungan itu, ia sekaligus mencoba kendaraan All-Terrain Vehicle (ATV) yang disiapkan untuk mendukung pemadaman.

“Pertama untuk menyemangati anggota yang bekerja siang malam selama ini dan juga mencoba kendaraan All-Terrain Vehicle (ATV),” kata Iwan di lokasi karhutla.

Uji coba ini dilakukan untuk mengukur efektivitas ATV dalam menembus area yang tidak bisa dijangkau mobil pemadam. Menurut Iwan, kendaraan ini punya tumpuan yang lebih sesuai untuk melintasi lahan gambut dibandingkan kendaraan roda empat.

Lahan Gambut Jadi Pertimbangan Utama

Kawasan Petuk Katimpun telah terbakar dalam beberapa hari terakhir. Penanganannya melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang tergabung dalam satuan tugas karhutla.

“Kendaraan ini cukup efektif untuk masuk di daerah-daerah yang sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat,” ujarnya.

Polda Kalimantan Tengah sebelumnya juga memiliki kendaraan roda dua yang mampu membawa peralatan pemadam seperti alkon, selang, dan nozzle. Namun, kondisi medan gambut menjadi pertimbangan tersendiri dalam memilih armada yang tepat.

Luas Karhutla yang Ditangani Capai 7.000 Hektare

Penanganan karhutla ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden dan Kapolri agar kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah segera dituntaskan. Dukungan peralatan dari pemerintah pusat turut memperkuat upaya pemadaman di lapangan.

“Progres sejauh ini sudah cukup bagus dan kerja sama kami dengan satuan tugas yang ada juga sangat baik,” jelas Iwan.

Sinergi antara kepolisian, BPBD, TNI, Manggala Agni, dan masyarakat peduli api menjadi faktor kunci dalam penanganan karhutla. Berdasarkan data yang dihimpun, luas karhutla yang telah ditangani melalui upaya pemadaman di Kalimantan Tengah mencapai lebih dari 7.000 hektare.

Pencegahan Digencarkan Sebelum Musim Kemarau

Selain pemadaman, upaya pencegahan telah dilakukan sejak sebelum musim kemarau. Langkah yang diambil meliputi sosialisasi kepada masyarakat, patroli rutin, pemeriksaan kanal, serta pengecekan embung untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran.

“Kalau kita lihat dari data kebakaran hutan dan lahan, saat ini turun cukup jauh dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang juga ada fenomena El Nino,” pungkas Iwan.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top