Gubernur Kalteng Cup 2026 Resmi Digelar di Palangka Raya, 81 Tahun Kemerdekaan Dirayakan Lewat Turnamen Domino

Penulis: Gunawan Susilo  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 16:18:31 WIB
Ratusan peserta mengikuti turnamen domino Gubernur Kalteng Cup 2026 di Bundaran Besar Telawang, Palangka Raya, Minggu (16/8/2026).

PALANGKA RAYA — Ratusan peserta dari berbagai kalangan mengikuti turnamen domino Gubernur Kalteng Cup 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Agustus 2026. Kegiatan ini tidak hanya mempertandingkan keterampilan bermain domino, tetapi juga menjadi ajang mempererat kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah di momen peringatan kemerdekaan.

Ketua ORADO Provinsi Kalimantan Tengah Rusdi menegaskan bahwa turnamen ini dirancang untuk membangun generasi yang sehat, aktif, dan berprestasi. Ia juga menekankan pentingnya nilai sportivitas di tengah kompetisi.

“Melalui kegiatan Gubernur Kalteng Cup 2026, mari kita jadikan olahraga sebagai sarana untuk membangun generasi yang sehat, aktif, berprestasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan,” ujar Rusdi di sela pembukaan turnamen, Minggu (16/8/2026).

Dua Kategori Dipertandingkan: Umum dan Antar-SKPD

Turnamen ini mempertandingkan dua kategori utama. Pertama, kategori umum yang terbuka untuk masyarakat luas. Kedua, kategori antarinstansi atau satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Kategori antar-SKPD sengaja dihadirkan untuk mempererat hubungan antarkaryawan di lingkungan birokrasi. Hal ini sejalan dengan tujuan utama kegiatan, yakni membangun kebersamaan lintas instansi.

Sportivitas Jadi Kunci Utama Peserta

Rusdi mengingatkan seluruh peserta agar tidak hanya fokus mengejar kemenangan. Menurutnya, menjaga hubungan baik antar peserta selama turnamen berlangsung jauh lebih penting daripada sekadar hasil akhir pertandingan.

“Kegiatan ini merupakan momentum yang sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan semangat kebersamaan, serta menumbuhkan sportivitas dan semangat berprestasi di kalangan masyarakat Kalimantan Tengah,” katanya.

Ia menambahkan, nilai kebersamaan menjadi bagian penting dalam turnamen karena peserta berasal dari latar belakang yang beragam. Sikap saling menghormati antar pemain wajib dijaga sejak awal hingga akhir pertandingan.

Domino: Dari Permainan Rakyat Menjadi Ajang Prestasi

Kehadiran turnamen ini diharapkan mampu mendorong perkembangan olahraga domino di Kalimantan Tengah. Selama ini domino kerap dipandang sekadar permainan santai di warung kopi, namun melalui ajang resmi seperti ini, citranya perlahan berubah menjadi olahraga prestasi yang layak diperhitungkan.

Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen yang berlangsung di ruang terbuka Bundaran Besar Telawang ini juga diharapkan menjadi hiburan bagi masyarakat Palangka Raya yang sedang menikmati suasana perayaan kemerdekaan.

“Melalui kegiatan ini kita ingin membangun generasi yang sehat, aktif, berprestasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan,” pungkas Rusdi.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: zonakota.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top