PALANGKA RAYA — Prosesi penurunan Bendera Merah Putih menjadi puncak rangkaian peringatan Detik-Detik Proklamasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Sebanyak 54 anggota Paskibraka menurunkan bendera secara perlahan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, Senin (17/8/2026) sore.
Usai diturunkan, bendera pusaka diserahkan kepada inspektur upacara untuk disimpan dan akan kembali dikibarkan pada peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun berikutnya. Prosesi berlangsung tertib dan lancar tanpa kendala berarti.
Gubernur dan Forkopimda Hadir dalam Satu Barisan
Pantauan di lokasi, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran tampak hadir dan mengikuti jalannya upacara dari mimbar kehormatan. Pangdam XII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin serta Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan juga hadir memperkuat barisan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kehadiran pimpinan tertinggi daerah dalam satu forum yang sama menegaskan soliditas antarlembaga dalam menjaga kondusivitas dan semangat kebangsaan di Bumi Tambun Bungai.
Paskibraka Tampil Tegap, Aubade Meriahkan Prosesi
Rangkaian upacara diawali laporan komandan upacara kepada inspektur upacara. Para anggota Paskibraka memasuki lapangan dengan langkah tegap dan teratur, menjadi pusat perhatian ribuan peserta yang memadati halaman kantor gubernur.
Suasana semakin khidmat saat aubade lagu-lagu perjuangan dibawakan oleh perwakilan pelajar SMA di Kota Palangka Raya. Lagu-lagu tersebut mengiringi jalannya prosesi penurunan bendera hingga selesai.
Peserta Upacara dari TNI, Polri, hingga Mahasiswa
Upacara penurunan bendera ini diikuti oleh unsur TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), Pramuka, serta mahasiswa. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan menghargai perjuangan para pahlawan.
Setelah upacara usai, Gubernur Agustiar Sabran dan Wagub Edy Pratowo menyempatkan diri menyapa sejumlah anggota Paskibraka dan peserta upacara lainnya di lapangan.