Mantan Kepala SDN 2 Tumbang Jutuh Terharu, Murid Kurus Kini Jadi Polisi di Polres Gunung Mas

Penulis: Gunawan Susilo  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:48:31 WIB
Mantan Kepala SDN 2 Tumbang Jutuh, Iseskar, bertemu kembali dengan mantan muridnya, Rizky, yang kini bertugas di Polres Gunung Mas.

GUNUNG MAS — Rizky, anggota Polri yang bertugas di Polres Gunung Mas, mendekati Iseskar saat keduanya berada di kantor kepolisian itu. Iseskar semula tidak menyadari siapa pria berseragam yang menyapanya. Setelah Rizky memperkenalkan diri sebagai murid SDN 2 Tumbang Jutuh, Iseskar baru mengingat sosok anak didiknya yang dahulu bertubuh kecil dan kurus.

Perubahan Rizky yang Membuat Iseskar Pangling

Iseskar menyebut Rizky kini jauh lebih besar dan tinggi dibandingkan dirinya. Fisiknya berubah total sejak duduk di bangku sekolah dasar di Kecamatan Rungan. Meski telah menjadi anggota Polri, Rizky tetap mengenali dan menyapa gurunya terlebih dahulu.

"Dulu dia kecil kurus, tapi sekarang jauh lebih besar dan tinggi dari gurunya," ujar Iseskar saat dihubungi melalui telepon seluler, Kamis (15/10/2026).

Sikap Rizky itu membuat Iseskar terharu. Baginya, seorang guru tidak menyangka mantan muridnya masih mengingat sosoknya setelah bertahun-tahun tidak bertemu.

Pertemuan Kedua di Kegiatan Kecamatan Rungan

Pertemuan kedua berlangsung beberapa waktu kemudian dalam suatu kegiatan di Kecamatan Rungan. Momen itu diabadikan dalam foto dan diunggah Iseskar ke Facebook. Dalam unggahannya, Iseskar mengungkapkan ikut bahagia atas kesuksesan muridnya sekaligus rasa syukur karena tetap diingat oleh muridnya.

Unggahan tersebut mendapat tanggapan positif dari warganet yang memuji sikap sang murid karena tetap mengingat gurunya meskipun telah meraih keberhasilan.

Iseskar Kini Jabat Kepala Desa Tumbang Malahoi

Iseskar kini menjabat Kepala Desa Tumbang Malahoi, Kecamatan Rungan, setelah menyelesaikan pengabdiannya sebagai pendidik. Perpindahan peran itu tidak memutus hubungan dengan para mantan muridnya.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa hubungan guru dan murid dapat meninggalkan kenangan yang bertahan hingga dewasa. Bagi seorang guru, melihat mantan anak didiknya tumbuh dan menempuh jalan pengabdian menjadi kebanggaan tersendiri.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: masapnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top