Pemkab Seruyan Susun Peta Koordinasi Lintas Sektor untuk Selamatkan Varietas Padi Lokal

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:04:01 WIB
Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Seruyan dr. Bahrun Abbas membuka forum koordinasi lintas sektor di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan.

KUALA PEMBUANG — Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, membuka langsung forum tersebut. Ia membacakan sambutan Bupati Seruyan yang menekankan pentingnya melindungi varietas lokal dari ancaman kepunahan.

Apa Itu Proyek COCSUI dan Mengapa Seruyan Terlibat

COCSUI merupakan proyek nasional yang berfokus pada pelestarian serta pemanfaatan berkelanjutan sumber daya genetik tanaman pangan. Seruyan masuk dalam lingkup kegiatan ini karena memiliki varietas padi lokal yang selama ini ditanam turun-temurun oleh petani di sejumlah kecamatan.

Agenda forum berlangsung selama dua hari, 14-15 Oktober 2026. Pembukaan digelar di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan.

Bahrun Abbas: Padi Lokal Harus Jadi Komoditas Unggulan

Dalam sambutan yang dibacakan Bahrun Abbas, Bupati Seruyan berharap forum ini mendorong padi lokal naik kelas menjadi komoditas unggulan daerah.

"Melalui kegiatan ini, kita berharap padi lokal tidak hanya terjaga kelestariannya, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi komoditas unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan," kata dr. Bahrun Abbas.

Pernyataan itu menegaskan posisi padi lokal bukan sekadar warisan budaya tani, melainkan aset ekonomi yang bisa menopang pendapatan warga.

Struktur Koordinasi dan Pembagian Peran Jadi Hasil Utama

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa forum ini akan merumuskan struktur koordinasi lintas sektor serta rencana kerja terintegrasi. Tujuannya memperjelas pembagian peran antara pemerintah daerah, akademisi, lembaga penelitian, hingga pelaku dunia usaha.

Sinergi seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Tanpa pembagian peran yang jelas, upaya konservasi varietas lokal berisiko berhenti di tataran forum.

Pemkab Seruyan berkomitmen agar rekomendasi kebijakan yang dihasilkan nantinya dapat diimplementasikan secara nyata. Dampak yang diharapkan adalah nilai tambah bagi produk pertanian lokal, mulai dari benih, hasil panen, hingga produk olahan.

Langkah Setelah Forum

Rekomendasi dari forum ini akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pengelolaan sumber daya genetik pertanian di Seruyan. Pemerintah daerah menyatakan akan melibatkan akademisi dan lembaga penelitian dalam tahap implementasi.

Bagi petani, hasil akhir yang paling dinanti adalah kepastian benih padi lokal tetap tersedia dan punya pasar yang jelas. Komitmen itu kini menunggu pembuktian lewat rencana kerja yang disusun lintas sektor.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: beritasampit.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top